KABUL (Arrahmah.id) - Temuan Tolo News menunjukkan bahwa selama setahun terakhir, militer Pakistan telah melakukan setidaknya tujuh serangan udara di wilayah sipil di Afghanistan.
Menurut data terverifikasi yang diberikan kepada Tolo News, 71 orang gugur dalam serangan-serangan ini, setengahnya adalah perempuan dan anak-anak. Lebih dari 200 warga sipil terluka, dan sekolah-sekolah agama serta sekolah-sekolah umum juga rusak atau hancur.
Serangan Udara Militer Pakistan di Wilayah Afghanistan Selama Setahun Terakhir
Tanggal: 6 Sunbula 1404 (Kalender Afghanistan)
Lokasi: Distrik Spera, Provinsi Khost, dan Distrik Ghani Khil, Provinsi Nangarhar
Korban: 3 anak tewas, 11 luka-luka
Tanggal: 18 Mizan 1404
Lokasi: Pasar Margha, Distrik Barmal, Provinsi Paktika
Kerusakan: 15 toko hancur
Tanggal: 23 Mizan 1404
Lokasi: Distrik Spin Boldak, Provinsi Kandahar
Korban: 40 tewas, 170 luka-luka
Tanggal: 23 Mizan 1404
Lokasi: Distrik 4, Kota Kabul
Kerusakan: Hampir 10 rumah tinggal hancur
Korban: 1 tewas, lebih dari 10 luka-luka
Tanggal: 4 Qaws 1404
Lokasi: Distrik Gurbuz, Provinsi Khost
Korban: 9 anak dan 1 wanita tewas
Tanggal: 4 Qaws 1404
Lokasi: Daerah Sagi, Asadabad, Provinsi Kunar
Korban: 5 anggota satu keluarga terluka, termasuk wanita dan anak-anak
Tanggal: 3 Hoot 1404
Lokasi: Daerah Gardi Kas, Distrik Behsud, Provinsi Nangarhar
Korban: 17 tewas, termasuk wanita dan anak-anak; 6 terluka
Sayal Wardak, seorang analis politik, mengatakan: “Afghanistan dapat menggunakan misi diplomatik asing di Kabul dan misi-misinya sendiri di luar negeri untuk menyampaikan keberatannya kepada komunitas internasional sehingga masalah ini dapat diperiksa di tingkat global.”
Selama tahun lalu, selain serangan udara, setidaknya dua bentrokan telah terjadi antara pasukan Imarah Islam dan pasukan Pakistan.
Dalam bentrokan ini, pasukan Pakistan dilaporkan menargetkan daerah sipil, menewaskan dua warga sipil dan melukai empat lainnya.
Bentrokan di Sepanjang Garis Durand
Tanggal: 14 Qaws 1404
Lokasi: Spin Boldak, Kandahar
Korban: Tidak ada
Tanggal: 15 Aqrab 1404
Lokasi: Wesh Bazaar, Kandahar
Korban: 2 tewas, 4 luka-luka
Namun, Misi Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afghanistan (UNAMA) menyatakan dalam sebuah laporan yang dirilis pada 19 Dalwa 1404 (Kalender surya) bahwa pada 2025, 613 warga sipil Afghanistan tewas atau terluka akibat serangan militer Pakistan, sebuah angka yang digambarkan oleh Imarah Islam, mendekati realitas.
Analis militer Zalmai Afghanyar mengatakan: “Pakistan berupaya menerapkan tujuan strategisnya di Afghanistan dan selama tiga tahun terakhir telah berusaha membenarkan kegagalan militer dan keamanannya melalui serangan terhadap wilayah Afghanistan dan tuduhan tanpa dasar.”
Militer Pakistan secara konsisten mengklaim bahwa serangannya menargetkan lawan-lawan Islamabad. Namun, klaim ini telah ditolak baik oleh kelompok oposisi terhadap pemerintah Pakistan maupun oleh beberapa partai politik di dalam Pakistan.
Dalam beberapa hari terakhir, ketegangan antara Kabul dan Islamabad kembali meningkat, dan masa depan hubungan antara kedua pihak masih tidak pasti. (haninmazaya/arrahmah.id)
