Memuat...

Balita di Bengkulu Keluarkan Cacing Gelang dan Mulut dan Hidung, Ditemukan Larva di Paru-Paru

Ameera
Selasa, 16 September 2025 / 24 Rabiulawal 1447 19:15
Balita di Bengkulu Keluarkan Cacing Gelang dan Mulut dan Hidung, Ditemukan Larva di Paru-Paru
Balita di Bengkulu Keluarkan Cacing Gelang dan Mulut dan Hidung, Ditemukan Larva di Paru-Paru

BENGKULU (Arrahmah.id) – Peristiwa menggegerkan terjadi di Kabupaten Seluma, Bengkulu. Seorang balita bernama Khaira Nur Sabrina (1,8 tahun) mengeluarkan cacing gelang dari mulut dan hidungnya saat menjalani perawatan medis.

Saat ini, Khaira tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M Yunus, Bengkulu.

Awalnya, Khaira mengalami sakit dengan gejala demam tinggi dan batuk berdahak. Orang tuanya, Prengki (25) dan Yanti Hastuti (24), kemudian membawanya ke RSUD Tais.

Saat masuk rumah sakit, kondisi Khaira cukup memprihatinkan. Berat badannya hanya 8 kilogram dan langsung mendapat perawatan di ruang ICU.

Diagnosa awal menyebutkan Khaira mengalami suspek bronkopneumonia atau infeksi paru-paru.

Namun, situasi berubah ketika balita tersebut berulang kali memuntahkan cacing dari mulutnya. Kondisi ini membuat pihak medis meningkatkan penanganan intensif.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Seluma, Mazda, mengaku kasus ini baru pertama kali terjadi di wilayahnya.

“Ada balita dengan penyakit memuntahkan cacing baru pertama terjadi di Seluma. Untuk saat ini balita sudah mendapatkan penanganan medis di RSUD Tais,” kata Mazda, Senin (15/9/2025).

Mazda menambahkan, pihaknya bersama puskesmas akan melakukan investigasi lingkungan tempat tinggal keluarga Khaira.

“Apakah di kediamannya ada memelihara hewan ternak dan sebagainya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Seluma, Rudi Syawaludin, menjelaskan kondisi Khaira sangat memprihatinkan. Selain bobot tubuh yang tidak normal, ia juga menderita penyakit paru-paru. Hal ini membuat pihak rumah sakit merujuknya ke RSUD M Yunus Bengkulu.

“Pasien Khaira kita rujuk agar mendapat perawatan medis yang lengkap dan bisa mengembalikan kondisi pasien menjadi cepat pulih,” kata Rudi, Selasa (16/9/2025).

Dari hasil pemeriksaan medis di RSUD Tais, diketahui Khaira mengalami anemia, leukosit tinggi, dan kadar gula darah mencapai 270. Hasil rontgen juga menunjukkan adanya larva di paru-paru pasien.

“Dari hasil pemeriksaan kesehatan itulah akhirnya pasien kita rujuk ke RSUD M Yunus Bengkulu,” jelas Rudi.

(ameera/arrahmah.id)