Memuat...

Gerakan Borong Takjil Diluncurkan, GNFI dan Dompet Dhuafa Targetkan UMKM Mikro Terbantu Selama Ramadhan 1447 H

Ameera
Selasa, 24 Februari 2026 / 7 Ramadan 1447 15:30
Gerakan Borong Takjil Diluncurkan, GNFI dan Dompet Dhuafa Targetkan UMKM Mikro Terbantu Selama Ramadhan 1447 H
Gerakan Borong Takjil Diluncurkan, GNFI dan Dompet Dhuafa Targetkan UMKM Mikro Terbantu Selama Ramadhan 1447 H

JAKARTA (Arrahmah.id) - Menyambut Ramadhan 1447 Hijriah, Good News From Indonesia (GNFI) berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa meluncurkan program #GerakanBorongTakjil.

Program filantropi berbasis partisipasi publik ini ditujukan untuk memperkuat ekonomi pedagang kecil sekaligus memperluas manfaat sosial di tengah tradisi masyarakat berburu takjil saat Ramadan.

Inisiatif ini hadir sebagai respons atas dua realitas yang sering terjadi selama bulan suci, yakni tingginya konsumsi takjil oleh masyarakat dan kondisi banyak pelaku UMKM mikro prasejahtera yang masih bergantung pada omzet harian yang tidak menentu.

Melalui platform digital, #GerakanBorongTakjil membangun ekosistem filantropi yang melibatkan tiga peran utama, yaitu pengusul dari masyarakat, donatur atau muzakki, serta penerima manfaat atau mustahik.

Skema ini dirancang transparan dan terverifikasi agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran serta dapat dipantau publik.

Masyarakat dapat mengusulkan pedagang takjil di lingkungan sekitar yang memenuhi kriteria sebagai pelaku usaha mikro mandiri berskala kecil dan tergolong prasejahtera.

Usulan tersebut kemudian diverifikasi oleh tim Dompet Dhuafa untuk memastikan status mustahik sesuai dengan prinsip penyaluran zakat.

Setelah lolos proses verifikasi, tim akan memborong dagangan pedagang sesuai alokasi dana yang tersedia.

Takjil yang dibeli tidak hanya menjadi pemasukan langsung bagi pedagang, tetapi juga dibagikan kepada masyarakat sekitar, sehingga menciptakan dampak ganda, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.

CEO GNFI, Wahyu Aji, mengatakan bahwa gerakan ini tidak hanya sekadar program bantuan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengangkat berbagai kisah kebaikan yang sering luput dari perhatian publik.

Menurutnya, sebagai media yang fokus menyebarkan kabar baik, banyak cerita inspiratif di tengah masyarakat yang belum terangkat.

Melalui program ini, GNFI ingin menjadi jembatan antara partisipasi warga dan dukungan publik yang lebih luas.

Ia juga menilai Ramadan merupakan momentum kolektif untuk memperluas dampak kebaikan, tidak hanya dalam bentuk bantuan ekonomi, tetapi juga dalam membangun kesadaran sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, Ketua Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa, Sulistiqomah, menjelaskan bahwa program ini merupakan penguatan dari inisiatif sebelumnya yang bertajuk “Borong Dagangan Saudaramu”.

Ia menuturkan bahwa program ini berbasis pemberdayaan ekonomi. Tim Dompet Dhuafa memborong dagangan UMKM setelah melalui asesmen ketat untuk memastikan penerima bantuan merupakan dhuafa yang berhak.

Selama Ramadan, program ini menargetkan minimal satu UMKM terbantu setiap hari.

Pendekatan ini dinilai sebagai upaya menggeser pola filantropi dari bantuan yang bersifat konsumtif menuju pemberdayaan ekonomi langsung, namun tetap berlandaskan prinsip zakat.

Program #GerakanBorongTakjil juga dirancang memiliki jangkauan nasional. Pelaksanaannya melibatkan berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jawa, Sumatra, Kalimantan hingga Sulawesi dan Maluku, dengan dukungan jaringan Dompet Dhuafa di daerah.

Peluncuran laman program dilakukan pada 15 Februari 2026, disusul kampanye digital sehari setelahnya. Proses pengusulan pedagang serta donasi dibuka hingga 10 Maret 2026.

Sementara itu, distribusi manfaat akan berlangsung sepanjang bulan Ramadan selama sekitar 30 hari dengan target minimal satu penyaluran setiap hari.

Dampak program akan dipublikasikan secara berkala setiap pekan melalui media sosial.

Melalui #GerakanBorongTakjil, Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan ekonomi rakyat kecil.

Program ini mengajak masyarakat mengubah kebiasaan membeli takjil menjadi gerakan bersama yang memberikan dampak nyata bagi pedagang kecil di berbagai daerah.

(ameera/arrahmah.id)