TEL AVIV (Arrahmah.id) - Militer 'Israel' (IDF) mengonfirmasi bahwa mereka telah mendeteksi peluncuran rudal dari Iran yang menargetkan wilayah 'Israel' pada Sabtu (28/2/2026). Serangan ini merupakan respons langsung setelah beberapa jam sebelumnya 'Israel' dan Amerika Serikat meluncurkan operasi udara besar-besaran ke wilayah Iran.
Sirene peringatan dini diaktifkan di berbagai wilayah di seluruh 'Israel' sekitar pukul 08:35 waktu setempat. Otoritas keamanan segera mengirimkan pesan darurat melalui ponsel kepada seluruh warga sipil, mendesak mereka untuk segera mencari perlindungan di ruang bawah tanah atau bungker terdekat. Ledakan keras terdengar di Galilea, 'Israel' Utara.
"Beberapa saat yang lalu, sirene berbunyi di beberapa area di seluruh negeri menyusul teridentifikasinya rudal yang diluncurkan dari Iran menuju Negara Israel," tulis militer 'Israel' dalam pernyataan resmi.
IDF telah memerintahkan warga untuk tetap berada di dekat area terlindung hingga instruksi lebih lanjut diberikan. Sistem pertahanan udara Iron Dome dan Arrow dilaporkan telah aktif sepenuhnya untuk mencegat ancaman yang masuk.
Serangan balik ini terjadi sangat cepat setelah TV pemerintah Iran menyiarkan ancaman "balasan yang menghancurkan" sebagai respons atas serangan udara AS-'Israel' ke Teheran pagi ini. (zarahamala/arrahmah.id)
