Memuat...

"Israel" targetkan demonstran di Gaza dengan bom gas mematikan

Fath
Rabu, 10 April 2019 / 5 Syakban 1440 15:00
"Israel" targetkan demonstran di Gaza dengan bom gas mematikan
Pasukan zionis "Israel" menembakkan gas air mata ke demonstran Palestina selama Great March of Return pada 9 Februari 2019. [MAHMUD HAMS / AFP / Getty]

GAZA (Arrahmah.com) - Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza mengatakan bahwa orang yang cedera dan dirawat di rumah sakit selama aksi demonstrasi Great March of Return selalu meningkat.

Ashraf Al-Qudra, juru bicara kementerian, menambahkan: "Penggunaan kekuatan mematikan pasukan pendudukan "Israel" terhadap warga sipil di timur Jalur Gaza telah mengakibatkan kematian 271 warga negara dan melukai 16.500 lainnya."

Al-Qudra mengungkapkan bahwa pendudukan itu telah menggunakan berbagai jenis peluru hidup, selain bom gas yang menyebabkan dampak kesehatan bagi orang-orang yang terluka.

Al-Qudra menekankan bahwa pendudukan "Israel" telah mengembangkan metode represif menggunakan bom logam dan gas air mata sebagai alat untuk membunuh dan melukai, yang mengakibatkan kematian 6 warga, termasuk empat orang anak, serta melukai puluhan orang lainnya.

Kementerian Kesehatan meminta otoritas terkait untuk memantau pelanggaran pendudukan "Israel" yang menggunakan alat mematikan.

Sejak 30 Maret 2018, orang-orang Palestina telah berpartisipasi dalam pawai damai di dekat pagar yang memisahkan Jalur Gaza dan wilayah Palestina yang diduduki pada tahun 1948 untuk menuntut kembalinya para pengungsi ke kota-kota dan desa-desa tempat mereka mengungsi pada tahun 1948.

(fath/arrahmah.com)