Memuat...

Jalan Raya Kabul-Jalalabad Ditutup Akibat Banjir dan Tanah Longsor

Hanin Mazaya
Ahad, 5 April 2026 / 17 Syawal 1447 14:20
Jalan Raya Kabul-Jalalabad Ditutup Akibat Banjir dan Tanah Longsor
(Foto: Tolo News)

KABUL (Arrahmah.id) - Jalan raya Kabul–Jalalabad tetap ditutup sementara untuk hari kedua karena hujan, banjir, dan tanah longsor.

Kementerian Pekerjaan Umum Imarah Islam Afghanistan mengatakan upaya untuk membuka kembali jalan raya Kabul–Jalalabad terus dilakukan, tetapi risiko tanah longsor lebih lanjut masih tetap ada, lansir Tolo News (4/4/2026).

Mohammad Ashraf Haqshenas, juru bicara Kementerian Pekerjaan Umum, mengatakan: “Jalan raya Kabul–Jalalabad masih ditutup untuk lalu lintas di daerah Tang-e Gharu karena hujan, banjir, dan tanah longsor. Tanah longsor masih terjadi di daerah tersebut, dan potensi bahaya juga masih ada.”

Mohammad Nawab, kepala pengendalian dan pemantauan di Direktorat Jenderal Polisi Lalu Lintas, mengatakan: “Jalan ini sepenuhnya ditutup untuk lalu lintas dari Pul-e Charkhi ke Sarobi, dan petugas dari semua lembaga dan otoritas terkait saat ini hadir untuk memberikan fasilitas bagi warga, untuk memastikan tidak ada bahaya yang menimpa mereka, dan saat ini tidak ada jalur untuk dilewati.”

Sejumlah pengemudi yang melewati rute ini telah menyatakan kekhawatiran atas penutupan jalan raya, mengatakan bahwa barang-barang mereka, terutama sayuran dan buah-buahan segar, membusuk.

Qudratullah, seorang pengemudi Kabul–Jalalabad, mengatakan kepada Tolo News: “Kami menghadapi banyak kesulitan. Hujan turun dan banjir juga terjadi. Permintaan kami kepada Emirat Islam adalah untuk membuka kembali jalan tersebut. Kami menghabiskan siang dan malam di sini sampai jalan dibuka kembali.”

Sarhadullah, pengemudi Kabul–Jalalabad lainnya, mengatakan: “Selama beberapa hari, truk yang membawa buah dan sayuran segar terjebak di jalan ini. Semua buah telah membusuk, dan permintaan kami kepada pemerintah adalah untuk membuka kembali jalan tersebut.”

Jalan raya Kabul–Jalalabad ditutup sementara kemarin karena banjir, tanah longsor, dan bebatuan yang jatuh. Namun, masih belum jelas kapan jalan raya ini akan dibersihkan dan dibuka kembali untuk lalu lintas.  (haninmazaya/arrahmah.id)