Memuat...

Marinir AS "hilang di laut" saat melangsungkan operasi untuk memerangi Mujahidin di Suriah dan Irak

Hanin Mazaya
Jumat, 3 Oktober 2014 / 9 Zulhijah 1435 07:28
Marinir AS "hilang di laut" saat melangsungkan operasi untuk memerangi Mujahidin di Suriah dan Irak
Pesawat MV-22 Osprey. (Foto : AFP)

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Seorang marinir AS yang dikeluarkan dari pesawat di atas Teluk Persia diduga telah hilang di laut, menandai korban pertama dari operasi yang sedang berlangsung terhadap kelompok Islam di Suriah dan Irak.

Marinir dan kru lainnya dikeluarkan dari MV-022 Osprey saat pesawat kehilangan kendali dan ternyata itu mungkin "kecelakaan" yang dialami setelah lepas landas dari USS Makin Island pada Rabu (1/10/2014), ujar laporan Telegraph mengutip Angkatan Laut AS.

Pilot pesawat kembali menguasai pesawat dan mendarat dengan aman di Makin Island sementara tim penyelamat berhasil mengevakuasi kru lainnya dari lautan.

"Angkatan Laut AS, Korps Marinir dan personil lainnya melakukan pencarian dengan menggunakan semua aset yang tersedia yang terus berlanjut sepanjang malam dan hari berikutnya," ujar Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan.

AS masih menyimpan nama marinir yang menghilang di lautan tersebut dan mengatakan akan menyelidiki penyebab insiden itu. (haninmazaya/arrahmah.com)