Memuat...

Para Korban Serangan Rezim Pakistan Dimakamkan di Nangarhar

Hanin Mazaya
Senin, 23 Februari 2026 / 6 Ramadan 1447 17:41
Para Korban Serangan Rezim Pakistan Dimakamkan di Nangarhar
(Foto: Tolo News)

NANGARHAR (Arrahmah.id) - Upacara pemakaman massal diadakan untuk para korban serangan rezim militer Pakistan di Nangarhar.

Keluarga para korban mengatakan bahwa perempuan dan anak-anak berulang kali menjadi sasaran serangan Pakistan dan menyerukan diakhirinya insiden semacam itu, lansir Tolo News (23/2/2026).

Nezakat Khan, anggota keluarga korban, mengatakan: “Sekitar tengah malam kami mendengar suara ledakan dan melihat asap mengepul. Keadaan benar-benar gelap, dan tidak ada yang terlihat di dalam ruangan. Bibi saya adalah tamu kami, dan reruntuhan menimpanya. Ketika saya mengangkatnya, putra saya berteriak bahwa dia terluka. Ketika saya mendekatinya, sebuah tembok juga runtuh menimpanya. Dia berkata, ‘Ayah, jangan sentuh saya, seluruh tubuh saya hancur.’ Saya tidak tahu apa yang terjadi setelah itu, karena mereka telah mengambil semua orang dari saya.”

Warga setempat mengatakan mereka mendengar ledakan dahsyat di tengah kegelapan malam dan bergegas ke rumah para korban. Menurut mereka, keluarga tersebut tidak memiliki hubungan dengan kelompok mana pun.

Anwar Khan, seorang warga setempat, mengatakan: “Jenazah lima orang masih belum ditemukan. Salah satu korban adalah seorang pria miskin dan pekerja keras, dan ketidakadilan besar telah dilakukan terhadapnya. Dia adalah tetangga kami dan mencari nafkah melalui pertanian.”

Tetangga lainnya, Abdul Wahid, mengatakan: “Setelah ledakan, warga saling menghubungi. Beberapa menit kemudian, lokasi serangan menjadi jelas. Rumah itu hancur total, dan anak-anak serta perempuan berada dalam kondisi yang sangat buruk. Kami juga berterima kasih kepada pemerintah karena telah datang tepat waktu untuk membantu.”

Pada saat yang sama, pejabat Imarah Islam mengatakan bahwa 17 anggota dari satu keluarga, termasuk perempuan dan anak-anak, gugur dalam serangan itu, dan lima lainnya terluka.

Mohajer Farahi, Wakil Menteri Publikasi di Kementerian Informasi dan Kebudayaan, mengatakan: “Semalam tengah malam, di daerah Gardi Kas, distrik Behsud, Nangarhar, jet tempur rezim militer Pakistan membom sebuah rumah penduduk, mengakibatkan 17 orang tewas, termasuk lansia, wanita, dan anak-anak, serta lima lainnya mengalami luka serius.”

Ini bukan pertama kalinya Pakistan melakukan serangan udara di wilayah Afghanistan. Sebelumnya, di berbagai bagian negara, serangan semacam itu telah mengakibatkan sejumlah warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, tewas dan terluka. (haninmazaya/arrahmah.id)