Memuat...

Pejabat Iran Menuduh Rusia Memberikan Informasi Intelijen Tentang Lokasi Pertahanan Udara kepada "Israel"

Hanin Mazaya
Senin, 25 Agustus 2025 / 2 Rabiulawal 1447 18:46
Pejabat Iran Menuduh Rusia Memberikan Informasi Intelijen Tentang Lokasi Pertahanan Udara kepada "Israel"
Perdana Menteri "Israel" bertemu dengan Presiden Rusia pada Juni 2016 di Moskow, Rusia. (Foto: Haim Zach/GPO)

TEHERAN (Arrahmah.id) - Seorang pejabat Iran telah melontarkan tuduhan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Rusia, menuduhnya memberikan informasi kepada "Israel" terkait situs-situs pertahanan udara.

Mohammad Sadr, anggota Dewan Kebijaksanaan Iran, dilaporkan mengatakan dalam pernyataan pers pada Ahad malam (24/8/2025) bahwa "Rusia memberikan informasi kepada 'Israel' tentang situs-situs pertahanan udara Iran."

Ia menambahkan bahwa "perang ini membuktikan bahwa aliansi strategis dengan Moskow tidak ada gunanya," merujuk pada konflik 12 hari antara Iran dan "Israel" Juni lalu, seperti dilaporkan Al Arabiya (25/8).

Ia kemudian menuduh "Israel" membunuh mantan presiden Iran Ebrahim Raisi, dengan mengatakan, "Sejak awal saya mengatakan ini adalah pembunuhan yang dilakukan oleh 'Israel'."

Awal musim panas ini, Israel melancarkan beberapa serangan terhadap situs-situs militer Iran dan membunuh komandan militer senior serta ilmuwan nuklir.

Sementara itu, Rusia membatasi diri untuk mengutuk serangan-serangan tersebut tanpa mengambil tindakan militer atau memberikan tekanan diplomatik, Al Arabiya melaporkan, mengutip para pengamat Iran.

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani perjanjian kemitraan strategis antara kedua negara di ibu kota Rusia, Moskow, pada 17 Januari.

Kedua pihak menandatangani perjanjian tersebut untuk memperkuat hubungan mereka, khususnya di bidang "kerja sama militer," menurut AFP.

Namun, kesepakatan tersebut tidak mencapai pakta pertahanan bersama seperti yang ditandatangani Moskow dengan Korea Utara. (haninmazaya/arrahmah.id)