RIYADH (Arrahmah.id) -- Pembangunan Mukaab, gedung berbentuk kubus raksasa yang sempat dijuluki “Ka’bah baru” oleh publik dan pengamat sosial media, dibekukan oleh pemerintah Arab Saudi pada akhir Januari 2026. emberhentian ini dikarenakan pertimbangan pembiayaan, kelayakan proyek, dan evaluasi ulang prioritas investasi.
Dilansir CNBC (27/2/2026), proyek Mukaab merupakan bagian dari inisiatif pengembangan pusat kota New Murabba di Riyadh di bawah kebijakan Saudi Vision 2030. Proyek ini dan direncanakan menjadi salah satu struktur kubus terbesar di dunia dengan tinggi sekitar 400 meter dan luas interior hampir 2 juta meter persegi. Struktur ini semula dimaksudkan sebagai pusat komersial, hunian, dan hiburan dalam satu bangunan mega yang besar.
Pembangunan Mukaab telah memperoleh perhatian internasional dan kritik publik sejak diumumkan, termasuk kekhawatiran soal dampaknya terhadap lingkungan, biaya yang sangat besar, serta persepsi simbolik bangunan yang menyerupai Ka’bah di Makkah. Meskipun disebut sekadar inspirasi desain arsitektural, bentuk kubus itu mendorong perdebatan luas di media global tentang relevansi dan sensitivitas proyek tersebut.
Menurut laporan Reuters, pemerintah kini secara resmi menunda semua kegiatan konstruksi lebih lanjut di luar pekerjaan persiapan tanah, sambil melakukan peninjauan menyeluruh terhadap rencana pendanaan dan potensi keuntungan proyek jangka panjang. Ini mencerminkan perubahan strategi Riyadh dalam menyeimbangkan ambisi pembangunan besar dengan realitas fiskal dan prioritas pembangunan lainnya, seperti infrastruktur untuk World Expo 2030 dan persiapan Piala Dunia 2034.
Saudi Vision 2030 sendiri adalah kerangka kerja pembangunan nasional jangka panjang yang bertujuan mendiversifikasi ekonomi Arab Saudi dari ketergantungan minyak melalui proyek-proyek besar di berbagai sektor termasuk real estate, teknologi, pariwisata, dan energi terbarukan. Namun beberapa mega-proyek seperti Mukaab kini dievaluasi ulang karena tekanan finansial dan pertimbangan kelestarian lingkungan. (hanoum/arrahmah.id)
