Memuat...

Setelah Serangan Mematikan Pakistan di Nangarhar, Empat Orang Masih Menghilang

Hanin Mazaya
Selasa, 24 Februari 2026 / 7 Ramadan 1447 16:33
Setelah Serangan Mematikan Pakistan di Nangarhar, Empat Orang Masih Menghilang
(Foto: Tolo News)

NANGARHAR (Arrahmah.id) - Lebih dari 48 jam setelah serangan udara pasukan Pakistan di Nangarhar, jenazah empat korban masih belum ditemukan.

Para pejabat mengatakan bahwa orang-orang yang hilang tersebut termasuk satu pria, satu wanita, dan dua anak, dan upaya untuk menemukan mereka masih berlangsung, lansir Tolo News (24/2/2026).

Nazakat, 40 tahun, seorang penduduk daerah Gardi-Kas di distrik Behsud, Nangarhar, kehilangan seluruh anggota keluarganya dalam serangan udara tersebut. Ia mengatakan telah tinggal di daerah itu selama sepuluh tahun dan memenuhi kebutuhan sehari-harinya melalui pertanian, tetapi serangan berdarah itu menghancurkan semua mimpinya.

Nazakat berkata: “Rumah saya hancur dan saya kehilangan segalanya. Selain menanam semangka, saya mencari nafkah melalui pekerjaan kasar, dan saudara laki-laki saya mengangkut kayu dengan truk pikap Datsun. Kehidupan saya dikenal baik oleh semua penduduk desa.”

Zainullah, seorang anggota keluarga korban, mengatakan: “Keluarga ini memiliki 22 anggota; 13 telah gugur, empat hilang, dan di antara orang dewasa hanya satu bibi yang selamat.”

Amin Gul, kerabat keluarga korban, mengatakan: “Semua harta benda mereka hancur. Semua anak mereka gugur, dan hanya dua anak yang selamat.”

Pada Ahad malam, jet militer Pakistan menargetkan rumah seorang warga setempat bernama Shahabuddin, mengakibatkan gugurnya 17 orang, termasuk wanita dan anak-anak, dan melukai lima lainnya.

Imarah Islam juga memperingatkan bahwa mereka akan menanggapi serangan ini pada waktu yang tepat.

Ehsanullah Usmani, juru bicara gubernur Nangarhar, mengatakan: “Akibat serangan rezim militer Pakistan, 17 anggota keluarga ini gugur; salat jenazah untuk 13 orang telah dilaksanakan dan empat lainnya masih hilang. Kami mengutuk keras tindakan ini.”

Menurut pejabat setempat, pasukan militer Pakistan juga melakukan serangan udara di distrik Khogyani dan Momand Dara, melukai tiga warga sipil yang kemudian dibawa ke rumah sakit provinsi Nangarhar untuk perawatan. (haninmazaya/arrahmah.id)