Memuat...

Tepi Barat Mencekam, Dua Warga Palestina Syahid, Pemogokan Massal Diumumkan

Zarah Amala
Senin, 22 April 2024 / 14 Syawal 1445 07:09
Tepi Barat Mencekam, Dua Warga Palestina Syahid, Pemogokan Massal Diumumkan
Pemogokan umum terjadi di kota Tulkarem, Tepi Barat yang diduduki. (Foto: melalui WAFA)

TEPI BARAT (Arrahmah.id) - Dua warga Palestina syahid akibat tembakan tentara ‘Israel’ pada Ahad (21/4/2024) di persimpangan Beit Einun, timur laut Hebron (Al-Khalil), kantor berita resmi Palestina WAFA melaporkan.

Menurut WAFA, kedua pemuda tersebut meninggal karena luka yang mereka alami, dan pasukan pendudukan ‘Israel’ saat ini menahan jenazah mereka.

Radio militer ‘Israel’ menyatakan bahwa tentara tersebut menembak dua warga Palestina setelah mereka diduga berusaha menikam mereka di utara Hebron.

Meskipun ada klaim dari tentara ‘Israel’ bahwa salah satu pemuda terlibat dalam upaya penikaman, Al-Jazeera melaporkan bahwa dia telah ditangkap sebelum kejadian tersebut.

Setelah penembakan tersebut, pasukan ‘Israel’ mengerahkan pasukan tambahan ke daerah tersebut dan memulai operasi pencarian di rumah-rumah warga Palestina di kota Sa'ir.

Pemogokan Umum

Sementara itu, Tepi Barat yang diduduki melakukan pemogokan umum untuk mengenang para korban serangan militer selama tiga hari di kamp Nour Shams, sebelah timur Tulkarem, di mana setidaknya 14 warga Palestina dibunuh oleh pasukan pendudukan ‘Israel’.

Pemogokan tersebut melumpuhkan berbagai aspek kehidupan sehari-hari, dengan sekolah, universitas, dan toko-toko tutup.

Layanan transportasi umum dihentikan, dan pabrik-pabrik menutup pintunya sebagai bentuk solidaritas terhadap para korban. 

Serangan itu diserukan oleh Gerakan Perlawanan Palestina Hamas.

Pemukim Terluka

Sementara itu, seorang pemukim ilegal Yahudi menderita luka akibat ledakan alat peledak di dekat pemukiman Kochav Hashahar, dekat Ramallah, di Tepi Barat tengah. 

Rekaman yang beredar luas secara online menunjukkan perangkat tersebut meledak ketika pemukim berusaha menurunkan bendera Palestina dari pinggir jalan.

Pasukan ‘Israel’ melakukan penggerebekan di beberapa lokasi, termasuk Surda dan Dura, dan menahan beberapa warga Palestina di Betlehem.

Sejalan dengan perang di Jalur Gaza, tentara ‘Israel’ meningkatkan serangannya ke kota-kota besar dan kamp-kamp pengungsi di seluruh Tepi Barat yang diduduki.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, jumlah syuhada di Tepi Barat mencapai 483 orang sejak 7 Oktober. (zarahamala/arrahmah.id)