Memuat...

Video Viral Pilot F-35 Amerika Ditangkap Iran Ternyata Hoaks, Hasil Daur Ulang Konflik India-Pakistan

Zarah Amala
Sabtu, 4 April 2026 / 16 Syawal 1447 08:55
Video Viral Pilot F-35 Amerika Ditangkap Iran Ternyata Hoaks, Hasil Daur Ulang Konflik India-Pakistan
Sebuah foto dari lokasi kejadian yang menurut pengunggahnya menunjukkan penangkapan seorang pilot Amerika di Iran (media sosial).

TEHERAN (Arrahmah.id) - Sebuah video singkat yang memperlihatkan seorang pria berpakaian pilot militer sedang mengangkat tangan menyerah viral di media sosial. Video tersebut diklaim sebagai momen penangkapan pilot Amerika Serikat setelah jet tempur siluman F-35 miliknya ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iran pada Jumat (03/04/2026).

Namun, hasil penelusuran mendalam menunjukkan bahwa video tersebut adalah disinformasi dan tidak terkait dengan konflik AS-Iran yang tengah berlangsung.

Unit Sumber Terbuka (Open Source) Al Jazeera telah meninjau klip tersebut dan menemukan melalui pencarian gambar terbalik (reverse image search), bahwa video ini adalah konten lama yang pernah beredar saat masa ketegangan militer antara India dan Pakistan.

Video aslinya mendokumentasikan penangkapan seorang pilot India setelah pesawatnya jatuh di wilayah Pakistan beberapa tahun silam. Beberapa akun bahkan memalsukan tampilan video tersebut dengan atribut Breaking News Al Jazeera untuk memberikan kesan bahwa itu adalah rekaman eksklusif terbaru.

Meskipun video tersebut hoaks, peristiwa jatuhnya pesawat AS di Iran memang terkonfirmasi terjadi di dunia nyata. Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menjatuhkan jet tempur F-35 di Provinsi Markazi, wilayah pusat Iran. Ini adalah klaim kedua dalam kurun waktu kurang dari 12 jam.

Namun, analisis militer Al Jazeera memberikan sudut pandang berbeda. Pakar militer menduga pesawat yang jatuh kemungkinan besar bukan F-35 (pesawat siluman), melainkan F-15E Strike Eagle.

F-15E adalah pesawat yang lebih berat dan lebih mudah terdeteksi radar dibandingkan pesawat siluman, terutama saat membawa beban amunisi penuh dalam misi tempur.

Media Amerika Serikat melaporkan bahwa militer AS telah berhasil menemukan dan menyelamatkan salah satu dari dua pilot yang berada di dalam pesawat melalui operasi pencarian dan penyelamatan darurat. Di sisi lain, otoritas Iran dikabarkan menawarkan imbalan bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi mengenai keberadaan sisa awak pesawat tersebut. (zarahamala/arrahmah.id)