Memuat...

Warga Palestina Minta Pembebasan Tahanan yang Mogok Makan

Hanoum
Rabu, 5 Januari 2022 / 3 Jumadilakhir 1443 05:10
Warga Palestina Minta Pembebasan Tahanan yang Mogok Makan
Seorang bocah Palestina ikut serta dalam unjuk rasa mendukung tahanan Palestina yang mogok makan, Hisham Abu Hawash, di Tepi Barat yang diduduki, pada 4 Januari 2022. [Foto : Al Arabiya/AFP]

RAMALLAH (Arrahmah.id) -- Warga Palestina menggelar beberapa aksi unjuk rasa di Tepi Barat yang diduduki untuk mendukung seorang tahanan yang mogok makan di penjara Israel, pada Senin (3/1/2022).

Dilansir Al Arabiya (4/1), Hisham Abu Hawwash melakukan mogok makan selama 140 hari sebagai protes atas penangkapannya tanpa dakwaan atau pengadilan di bawah kebijakan penahanan administratif Israel.

Puluhan warga Palestina berbaris di kota Ramallah untuk mendesak masyarakat internasional turun tangan demi membebaskan Abu Hawwash dari penjara.

Dua aksi unjuk rasa juga digelar di kota Betlehem dan di Universitas Birzeit di Ramallah untuk menunjukkan dukungan kepada tahanan yang melakukan aksi mogok makan tersebut.

Sementara itu, Perdana Menteri Palestina Mohammad Shtayyeh mengatakan pemerintahnya sedang menindaklanjuti kondisi kesehatan tahanan yang mogok itu.

Berbicara pada pertemuan kabinet pada Senin, Shtayyeh mengatakan dia mengirim surat ke lembaga internasional untuk meminta bantuan mereka untuk mendapatkan dukungan terhadap pembebasan Abu Hawwash.

Abu Hawwash, dari kota Dura di Tepi Barat selatan, ditahan oleh pasukan Israel pada 27 Oktober 2020 dan ditempatkan di bawah penahanan administratif, sebuah kebijakan yang memungkinkan pihak berwenang Israel untuk menahan siapa pun selama enam bulan tanpa tuduhan atau pengadilan, yang dapat diperpanjang tanpa batas waktu.

Menurut organisasi urusan tahanan, ada sekitar 4.650 tahanan Palestina di penjara-penjara Israel, termasuk setidaknya 500 orang ditahan tanpa dakwaan atau pengadilan. (hanoum/arrahmah.id)