Memuat...

Momen Langka! Abu Ubaidah Terekam Tanpa Penutup Wajah, Bawa Senjata di Tengah Aktivitas

Samir Musa
Ahad, 29 Maret 2026 / 10 Syawal 1447 09:33
Momen Langka! Abu Ubaidah Terekam Tanpa Penutup Wajah, Bawa Senjata di Tengah Aktivitas
Salah satu cuplikan yang menampilkan mantan juru bicara Brigade Izzuddin al-Qassam, syahid Hudzaifah al-Kahlout “Abu Ubaidah” (kiri) (Telegram).

GAZA (Arrahmah.id)– Sayap militer Brigade Izzuddin al-Qassam kembali merilis sebuah video yang memuat momen langka dari mendiang juru bicaranya, Hudzaifah al-Kahlout (Abu Ubaidah), yang selama ini dikenal luas dengan penutup wajah khasnya.

Dalam video yang beredar luas di media sosial pada Sabtu (28/3), tampak Abu Ubaidah muncul dalam berbagai situasi, baik dalam aktivitas sosial maupun kondisi lapangan. Yang menarik, dalam beberapa potongan video tersebut ia terlihat tanpa penutup wajah, sesuatu yang sangat jarang diperlihatkan selama masa hidupnya sebagai juru bicara Al-Qassam.

Momen tersebut memperlihatkan Abu Ubaidah dalam balutan pakaian santai, menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang-orang di sekitarnya, hingga akhirnya tampak berjalan sambil membawa senjata di pundaknya. Ia juga terlihat berjalan berdampingan dengan salah satu komandan lapangan,
Fadi Islim.

Video tersebut merupakan bagian dari konten yang lebih luas bertajuk “Aqmar Al-Thufan”, yang menyoroti perjalanan hidup Fadi Islim, komandan divisi media militer di Gaza, yang gugur pada Mei 2024 dalam konflik yang terus berlangsung di wilayah tersebut.

Rilis ini menjadi kali kedua Abu Ubaidah muncul dalam video tanpa penutup wajah. Sebelumnya, beberapa pekan lalu, Al-Qassam juga menayangkan rekaman dirinya saat menghadiri acara penghargaan bagi pejuang “Kataib Al-Quds” di kawasan Kamp Nuseirat, Gaza tengah.

Video terbaru ini pun dengan cepat menyebar di berbagai platform, khususnya Facebook, dan mendapatkan ribuan tanggapan dari warganet yang membagikannya disertai doa serta pujian.

Sebelumnya, pihak Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) telah mengumumkan bahwa Abu Ubaidah gugur pada 29 Desember 2025 dalam rangkaian perang yang terjadi di Gaza, pasca operasi Thufan Al-Aqsha yang dilancarkan oleh kelompok perlawanan.

Hingga kini, video tersebut terus menjadi perbincangan luas dan memantik berbagai respons dari publik, baik di dunia nyata maupun di media sosial.

(Samirmusa/arrahmah.id)