Memuat...

Taliban Tetapkan 1 Syawal 19 Maret, Klaim Hilal Sudah Terlihat

Hanoum
Kamis, 19 Maret 2026 / 30 Ramadan 1447 04:18
Taliban Tetapkan 1 Syawal 19 Maret, Klaim Hilal Sudah Terlihat
Afghanistan menetapan tanggal 19 MAret 2026 sebagai awal bulan Syawal. [Foto: sunday Guardian]

KABUL (Arrahmah.id) -- Pemerintah Taliban atau Imarah Islam Afghanistan (IIA) menyatakan bahwa hilal bulan Syawal telah terlihat dan menetapkan 19 Maret 2026 sebagai hari pertama Idul Fitri 1447 Hijriah. Penetapan ini sekaligus menandai berakhirnya bulan Ramadan di negara tersebut, di tengah perbedaan penentuan hari raya di sejumlah negara Muslim lainnya.

Dilansir Anadolu Agency (19/3/2026), pengumuman tersebut mengikuti proses rukyatul hilal yang dilakukan oleh otoritas resmi IIA melalui komite pemantau bulan. Sebelumnya, Mahkamah Agung IIA memang telah meminta masyarakat untuk turut mengamati hilal dan melaporkan hasilnya sebagai dasar penetapan awal Syawal.

Sejumlah laporan media internasional juga menguatkan bahwa Afghanistan menetapkan Idul Fitri pada 19 Maret setelah adanya klaim terlihatnya bulan sabit. Laporan Anadolu Agency menyebut otoritas setempat memutuskan hari raya jatuh pada Kamis setelah konfirmasi rukyat hilal, mengikuti mekanisme tradisional yang digunakan di negara tersebut.

Selain IIA, kelompok Hizbut Tahrir juga dilaporkan mengikuti hasil rukyat serupa dan menetapkan 1 Syawal jatuh pada tanggal yang sama, memperkuat perbedaan dengan sebagian negara atau otoritas lain yang masih menunggu hasil observasi lokal maupun metode hisab.

Perbedaan penetapan Idul Fitri sendiri merupakan fenomena yang lazim terjadi di dunia Islam, karena awal bulan hijriah ditentukan berdasarkan terlihatnya hilal yang bisa berbeda antar wilayah.

Dengan keputusan tersebut, masyarakat di Afghanistan mulai melaksanakan shalat Id dan merayakan Idul Fitri lebih awal dibandingkan sejumlah negara lain yang masih menunggu konfirmasi resmi hasil rukyatul hilal. (hanoum/arrahmah.id)