Dilansir Hindustan times (5/5), peristiwa tersebut terjadi di distrik Charsadda, ketika Maulana Muhammad Idrees sedang dalam perjalanan menuju sebuah lembaga pendidikan agama.
Menurut laporan kepolisian, sejumlah penyerang tak dikenal menghadang kendaraan yang ditumpanginya dan melepaskan tembakan, menyebabkan Idrees mengalami luka kritis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit. Dalam insiden tersebut, dua petugas keamanan juga dilaporkan terluka.
“Penyelidikan masih berlangsung dan kami berupaya menangkap para pelaku secepat mungkin,” ujar Rab Nawaz Khan, pejabat kepolisian wilayah Mardan, dalam keterangan yang dikutip Dawn.
Sementara itu, pihak kepolisian setempat menegaskan bahwa Idrees merupakan tokoh agama yang dikenal luas di wilayahnya dan juga memiliki afiliasi politik sebagai bagian dari JUI-F.
Sejumlah laporan media internasional seperti AMU TV juga mengonfirmasi peristiwa ini serta menyebutkan bahwa hingga kini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Otoritas Pakistan masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik penembakan yang menewaskan tokoh agama tersebut, sementara situasi keamanan di wilayah Khyber Pakhtunkhwa tetap menjadi perhatian aparat setempat. (hanoum/arrahmah.id)