YERUSALEM (Arrahmah.com) - Ketua Hamas, Khaled Meshaal, menyatakan bahwa kelompoknya hanya akan memerangi dan melawan Israel. Sementara itu, ia pun menyatakan bahwa keretakan hubungan Hamas dengan presiden Otoritas Palestina, Mahmoud Abbas dari faksi Fatah, telah berakhir.
Selama seremonial kesepakatan damai antara kelompoknya dengan Abbas di Kairo, Rabu (4/5/2011), Mashaal menyatakan bahwa Hamas akan melakukan apapun demi terwujudnya rekonsiliasi serta menekankan bahwa perjuangan Hamas adalah untuk memerangi Israel, bukan Otoritas Palestina.
Sementara pada saat yang sama, perdana menteri Israel, Benyamin Netanyahu, ketar-ketir terhadap rekonsiliasi ini. Pada Selasa (3/5), Netanyahu terbang ke Eropa untuk melobi Inggris dan Perancis agar membantunya menentang pengakuan PBB terhadap negara Palestina. Beberapa jam sebelum meninggalkan Israel, ia menyatakan penolakannya terhadap kesepakatan antara kedua faksi yang sebelumnya selalu bersitegang. Menurut Netanyahu, kesepakatan Hamas-Otoritas Palestina hanya akan memperkeruh perundingan damai Israel-Palestina yang ditengahi oleh AS. (althaf/arrahmah.com)
