Memuat...

71 Tewas dalam Sehari, Serangan Terbaru 'Israel' Hantam Pengungsi dan Warga Sipil

Zarah Amala
Sabtu, 30 Agustus 2025 / 7 Rabiulawal 1447 10:01
71 Tewas dalam Sehari, Serangan Terbaru 'Israel' Hantam Pengungsi dan Warga Sipil
'Israel' melakukan pembantaian yang mengerikan di Gaza. (Foto: media sosial, via QNN)

GAZA (Arrahmah.id) - Pesawat tempur 'Israel' melancarkan serangkaian serangan udara dan artileri di seluruh Jalur Gaza pada Jumat dini hari (29/8/2025), menewaskan 26 orang dan melukai puluhan lainnya, menurut sumber rumah sakit yang dikutip Al Jazeera.

Di Kota Gaza, dua orang tewas dalam serangan udara di lingkungan Zaytoun, sementara lima orang lainnya terbunuh ketika pesawat 'Israel' membombardir sebuah rumah di Tal al-Hawa.

Di daerah Sudanese, dekat Rumah Sakit Hamad di barat laut kota, tim medis menemukan empat jenazah dan menyelamatkan tiga orang terluka setelah serangan udara menghantam sebuah tenda yang menampung keluarga pengungsi.

Tembakan artileri juga menimbulkan korban di lingkungan Al-Sabra, bersamaan dengan serangan udara tambahan di berbagai wilayah Jalur Gaza.

Di Gaza tengah, dua orang tewas dan lainnya terluka ketika sebuah drone menyerang sebuah gedung apartemen di Deir al-Balah.

Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa melaporkan menerima tiga jenazah dan satu pasien luka parah setelah drone 'Israel' menargetkan para petani di lahan Abu Sultan di sebelah timur kota.

Di kamp pengungsi Al-Bureij, dua warga Palestina terbunuh dan beberapa lainnya terluka ketika pasukan 'Israel' membombardir sebuah rumah pada waktu fajar.

Di Khan Yunis, Kompleks Medis Nasser melaporkan sedikitnya lima orang tewas dan sejumlah lainnya terluka setelah tenda-tenda yang menampung warga sipil pengungsi di daerah Al-Mawasi dihantam tembakan drone 'Israel'.

Sementara itu, pasukan 'Israel' melepaskan tembakan deras ke arah warga Palestina yang sedang menunggu bantuan di dekat persimpangan Netzarim. Pasukan lain masuk ke lingkungan Talbani di timur Deir al-Balah dengan dukungan buldoser militer, disertai rentetan tembakan dan serangan artileri.

Kementerian Kesehatan Gaza mengonfirmasi bahwa hanya pada Kamis saja, 71 orang terbunuh dan 339 lainnya terluka dalam serangkaian pembantaian yang menargetkan warga sipil pengungsi dan kelaparan.

Dalam tur lapangan di Jalur Gaza bersama para komandan brigade, Kepala Staf 'Israel' Eyal Zamir menyatakan bahwa operasi kini difokuskan pada perluasan serangan ke Kota Gaza.

Sejak 7 Oktober 2023, dengan dukungan Amerika Serikat, 'Israel' telah melancarkan perang genosida di Gaza yang menewaskan 62.966 warga Palestina dan melukai 159.266 lainnya, sebagian besar perempuan dan anak-anak.

Lebih dari 9.000 orang masih hilang, ratusan ribu terusir dari rumah mereka, dan kelaparan telah merenggut 317 nyawa, termasuk 121 anak, menurut data Kementerian Kesehatan Gaza per Kamis (28/8). (zarahamala/arrahmah.id)