Memuat...

Abaikan 'gongongan' AS, Rusia & Turki akan terus kembangkan relasi militer

Althaf
Selasa, 29 Desember 2020 / 15 Jumadilawal 1442 23:25
Abaikan 'gongongan' AS, Rusia & Turki akan terus kembangkan relasi militer
Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara selama pertemuan mereka di sela-sela MAKS-2019 International Aviation and Space Salon di Zhukovsky di luar Moskow, Rusia, 27 Agustus 2019. Foto oleh Maxim Shipenkov / Pool via REUTERS

MOSKOW (Arrahmah.com) - Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan Selasa (29/12/2020), kerja sama militer Moskow dan Ankara tidak akan terhalang oleh sanksi Amerika Serikat terhadap Turki awal bulan ini karena memperoleh sistem pertahanan rudal Rusia.

"Kami telah mengkonfirmasi niat bersama kami untuk mengembangkan hubungan militer dengan Turki meskipun ada tekanan ilegal dari Washington," kata Lavrov kepada wartawan menyusul pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu di Moskow.

Hubungan Turki dengan Rusia bukanlah alternatif untuk hubungannya dengan NATO dan Uni Eropa, kata Turki Cavusoglu pada konferensi pers bersama dengan Lavrov.

Komentarnya muncul setelah sesama anggota NATO, Washington memberi sanksi kepada Turki atas pembelian pertahanan rudal S-400 Rusia, dan UE menyiapkan langkah-langkah hukuman atas perselisihan Turki dengan anggota Yunani dan Siprus atas hak lepas pantai Mediterania. (Althaf/arrahmah.com)