Memuat...

Al-Qassam Kembali Rilis Video Langka Abu Ubaidah Tanpa Penutup Wajah

Zarah Amala
Senin, 30 Maret 2026 / 11 Syawal 1447 10:15
Al-Qassam Kembali Rilis Video Langka Abu Ubaidah Tanpa Penutup Wajah
Salah satu foto di mana mendiang juru bicara Brigade Izz ad-Din al-Qassam, asy syahid Hudhaifa al-Kahlout "Abu Ubaidah" (kiri) muncul (Telegram)

GAZA (Arrahmah.id) - Brigade Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas, merilis rekaman video yang sangat emosional pada Sabtu lalu (28/3/2026). Video tersebut menampilkan sosok mendiang juru bicara mereka, Hudhaifa al-Kahlout (Abu Ubaidah), yang tampil tanpa penutup wajah (litham). Rekaman ini menjadi perbincangan hangat di media sosial karena merupakan kali kedua identitas visual sang juru bicara dibuka secara resmi setelah kesyahidannya diumumkan pada akhir Desember 2025.

Video ini merupakan bagian dari rangkaian dokumentasi berjudul Aqmār al-Tūfān (Bulan-Bulan Badai), yang menceritakan biografi para pemimpin media militer di Gaza, termasuk Fadi Islim, yang gugur pada Mei 2024.

Abu Ubaidah terlihat dalam berbagai kesempatan sosial dan militer. Dalam satu cuplikan, ia mengenakan pakaian olahraga dan tampak mengucapkan terima kasih dengan ramah kepada orang-orang di sekitarnya.

Video diakhiri dengan pemandangan Abu Ubaidah menyandang senjata di bahunya, berjalan berdampingan dengan komandan lapangan Fadi Islim, menunjukkan bahwa ia terlibat langsung dalam aktivitas fisik di lapangan, bukan sekadar simbol suara.

Gerakan Hamas sebelumnya telah mengonfirmasi kesyahidan Abu Ubaidah pada 29 Desember 2025 akibat serangan udara 'Israel' selama perang di Jalur Gaza.

Pengungkapan wajah ini dipandang oleh para aktivis sebagai cara Al-Qassam untuk mengabadikan jasa Abu Ubaidah. Dari seorang simbol misterius yang hanya dikenal lewat suara, kini ia hadir sebagai sosok nyata dengan wajah, senyum, dan ekspresi manusiawi.

Ribuan netizen, termasuk tokoh seperti dai Palestina Mahmoud al-Hasanat, membagikan ulang video ini dengan ungkapan duka mendalam. Para pengikut di media sosial menyebut bahwa video ini membuktikan keberanian para pahlawan anonim yang mendokumentasikan perang dari jantung medan tempur demi menunjukkan fakta kepada dunia.

Rilis video ini dilakukan secara bertahap (sebelumnya 20 hari yang lalu juga dirilis video Abu Ubaidah di kamp Nuseirat). Ini tampaknya merupakan strategi komunikasi Al-Qassam untuk menjaga moral pendukungnya di tengah perang regional yang sedang meluas melibatkan AS dan Iran. Dengan memperlihatkan wajah asli Abu Ubaidah, mereka ingin menegaskan bahwa meskipun sang suara telah tiada, warisannya tetap hidup di tengah masyarakat Gaza. (zarahamala/arrahmah.id)