GAZA (Arrahmah.id) – Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, mengumumkan pada Selasa (15/7/2025) bahwa mereka berhasil menghantam kendaraan pengangkut personel lapis baja 'Israel' jenis Namer menggunakan dua roket “Yassin 105”. Serangan itu terjadi di dekat Masjid Al-Katibah, wilayah utara Khan Yunis, Gaza selatan.
Aksi ini merupakan bagian dari eskalasi besar-besaran operasi perlawanan yang terus mengguncang barisan militer 'Israel', terutama di wilayah utara seperti Shuja'iyya, Beit Hanoun, dan Jabalia, serta sekitar Khan Yunis di selatan.
Dalam beberapa hari terakhir, faksi-faksi perlawanan Palestina telah menggempur sejumlah kendaraan militer 'Israel', termasuk pengangkut personel dan alat berat milik Korps Teknik Militer.
Pasukan teknik 'Israel' diketahui berperan dalam pembersihan ranjau dan membuka jalur bagi pasukan darat, menjadikan mereka sasaran utama bagi pejuang di lapangan.
Kerugian Terkini 'Israel'
Pada Senin (14/7), tiga tentara 'Israel' tewas, dan seorang perwira mengalami luka parah dalam serangan terkoordinasi di bagian timur Jalur Gaza.
Sayap militer Jihad Islam, Saraya al-Quds, mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang menghancurkan kendaraan militer dan buldoser tempur D9 milik 'Israel' di kawasan Abasan Al-Kabirah, timur Khan Yunis.
Serangan demi serangan ini menunjukkan bahwa perlawanan Palestina tak hanya bertahan tetapi juga meningkatkan presisi dan intensitasnya, menyasar titik-titik vital kekuatan 'Israel' di darat.
Dengan kerugian yang semakin besar di pihak 'Israel', strategi perlawanan berbasis penyergapan dan roket anti-tank terbukti efektif dalam menghambat gerak pasukan pendudukan, meski dalam kondisi pengepungan dan pemboman brutal.
Perlawanan di Gaza kini menjadi medan tempur yang tidak lagi sepihak, 'Israel' bukan hanya menyerang, tetapi juga semakin sering menerima pukulan balasan yang menyakitkan. (zarahamala/arrahmah.id)
