Memuat...

Hama, ruang pembunuhan acak di Suriah

Althaf
Jumat, 5 Agustus 2011 / 6 Ramadan 1432 12:11
Hama, ruang pembunuhan acak di Suriah
Hama, ruang pembunuhan acak di Suriah

DAMASKUS (Arrahmah.com) - Kota Hama sudah lima hari berada di bawah pengepungan militer pada hari Kamis (4/8/2011). Menurut keterangan warga, orang-orang dibantai seperti domba di jalanan dan keluarga korban menguburkan para jenazah anggota keluarga mereka di halaman rumah atau pinggir jalan untuk menghindari resiko perjalanan ke kuburan.

Penduduk mengaku mereka terjebak dalam kesulitan yang sangat berat. Persediaan makanan semakin berkurang dan akses listrik, telepon, dan internet putus total.

Sejauh ini belum ada keterangan yang jelas mengenai jumlah korban tewas. Salah seorang warga mengatakan sekitar 250 orang telah tewas sejak hari Minggu lalu (31/7). Sementara kelompok hak asasi manusia yang melacak penghitungan kematian melaporkan pada hari Rabu (3/8) saja, 30 orang tewas di Hama.

Salah seorang penduduk menuturkan ia melihat pria bersenjata berpakaian sipil secara acak menembaki orang di jalanan.

"Orang-orang dibantai seperti domba saat berjalan di jalan," kata salah seorang warga, dikutip Associated Press. "Saya melihat dengan mata kepala saya sendiri salah seorang pemuda yang mengendarai sepeda motor dan membawa sayuran, ditabrak sebuah tank."

Serangan terhadap kota Hama ini dinilai sebagai serangan paling ganas oleh pemerintah untuk menghancurkan pemberontakan.

Serangan dimulai hari Minggu (31/7) ketika pasukan keamanan Suriah yang didukung oleh tank-tank dan penembak jitu menjadikan Hama sebagai medan pembantaian yang menyebabkan bertebarannya mayat-mayat di jalanan. Pada hari Rabu (3/8), tank pemerintah Suriah menyerbu Hama, mengambil alih lapangan kota.

Sementara itu, di bagian lain Suriah, pasukan keamanan menewaskan sedikitnya tujuh demonstran Kamis malam (4/8) ketika meninggalkan masjid setelah menunaikan shalat tarawih, kata aktivis. (althaf/arrahmah.com)