Memuat...

'Israel' Bakar 1.000 Truk Bantuan, Rakyat Gaza Sengaja Dibuat Kelaparan

Zarah Amala
Sabtu, 26 Juli 2025 / 2 Safar 1447 09:45
'Israel' Bakar 1.000 Truk Bantuan, Rakyat Gaza Sengaja Dibuat Kelaparan
'Israel' Bakar 1.000 Truk Bantuan, Rakyat Gaza Sengaja Dibuat Kelaparan

GAZA (Arrahmah.id) - Tentara 'Israel' dilaporkan telah menghancurkan sejumlah besar bantuan kemanusiaan untuk Gaza, termasuk makanan, obat-obatan, dan air minum kemasan. Hal ini terungkap dalam laporan media penyiaran publik 'Israel', Kan.

Bantuan tersebut, yang dibiarkan membusuk selama berpekan-pekan di penyeberangan Kerem Shalom, akhirnya dikubur atau dibakar. “Kami kubur semuanya, bahkan sebagian dibakar,” ujar seorang sumber dari militer 'Israel'. “Bahkan hingga hari ini, masih ada ribuan paket yang dibiarkan di bawah terik matahari. Jika tidak segera dikirim ke Gaza, kami akan terpaksa menghancurkannya juga.”

Menurut sumber itu, total bantuan yang dihancurkan mencakup lebih dari 1.000 truk.

Para pejabat militer menyalahkan apa yang mereka sebut sebagai mekanisme distribusi bantuan yang gagal, merujuk pada lembaga 'Israel'-AS bernama Gaza Humanitarian Foundation (GHF). “Mekanismenya tidak berjalan. Truk-truk terjebak. Tidak ada koordinasi yang berfungsi. Jalan-jalan rusak. Tidak ada yang bergerak,” ungkap seorang perwira.

Saat ini, ribuan paket bantuan masih tertahan di titik perbatasan, membusuk di bawah panas matahari.

Bahkan saat jeda gencatan senjata sebelumnya, kata mereka, sebagian besar bantuan tidak pernah sampai ke tangan warga sipil Palestina. “Selama kesepakatan pertukaran tahanan, disebutkan 4.500 truk masuk setiap hari. Tapi banyak dari muatan itu tidak pernah keluar dari area penyeberangan,” ungkap sumber militer.

Kini, hanya sekitar 100 hingga 150 truk yang masuk ke Gaza setiap harinya, jumlah yang sangat jauh dari kebutuhan. Dan bantuan yang masuk pun disebut “cepat membusuk”.

Opsi pengiriman bantuan lewat udara juga ditolak mentah-mentah oleh militer 'Israel'. “Itu sudah gagal, sama seperti ide pelabuhan laut,” kata salah satu pejabat.

Pengungkapan ini muncul di tengah kelaparan yang masih terus diderita rakyat Gaza selama lebih dari 145 hari. Lebih dari 122 orang, kebanyakan bayi, dilaporkan meninggal karena kelaparan yang disengaja oleh 'Israel'. (zarahamala/arrahmah.id)