Memuat...

'Israel' Lakukan Perubahan Mendadak pada Daftar Pertukaran Tahanan

Zarah Amala
Senin, 13 Oktober 2025 / 22 Rabiulakhir 1447 08:34
'Israel' Lakukan Perubahan Mendadak pada Daftar Pertukaran Tahanan
Seorang tawanan 'Israel' mencium kepala salah seorang pejuang Hamas dalam pertukaran tawanan sebelumnya (via X)

GAZA (Arrahmah.id) - Pemerintah 'Israel' dilaporkan melakukan perubahan kecil pada daftar tahanan Palestina yang akan dibebaskan pada Senin pagi (13/10/2025), sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang sedang berlangsung. Menurut media lokal 'Israel', pembebasan tahanan 'Israel'l di Gaza diperkirakan akan berlangsung sekitar pukul 8 pagi waktu setempat.

Koresponden Al Jazeera di Palestina, Najwan Simri, mengutip media 'Israel', melaporkan bahwa dua nama dalam daftar resmi tahanan Palestina telah diganti setelah diketahui bahwa salah satu di antara mereka ternyata sudah dibebaskan sebelumnya.

Sebagian besar perubahan itu berkaitan dengan tahanan asal Gaza: tujuh nama anak di bawah umur dihapus dari daftar, dua perempuan ditambahkan, dan beberapa nama diganti dengan tahanan lain dari kategori yang sama dengan alasan yang disebut sebagai “pertimbangan keamanan.”

Simri menambahkan bahwa pemerintah Israel juga menyetujui lima nama cadangan untuk digunakan jika ada perubahan mendadak. Di antara nama tersebut terdapat Dr. Hossam Abu Safiya, yang sebelumnya bahkan tidak termasuk dalam daftar resmi tahanan yang akan dibebaskan.

Channel 12 Israel melaporkan bahwa para menteri kabinet sedang melakukan konsultasi untuk menyetujui daftar revisi tersebut.

Hamas Intensifkan Kontak dengan Mediator untuk “Memperbaiki” Daftar Tahanan

Seorang sumber senior Hamas mengatakan kepada Al Jazeera bahwa gerakan tersebut telah melakukan kontak intensif dengan para mediator untuk memperbaiki daftar tahanan Palestina yang dijadwalkan dibebaskan dari penjara 'Israel'.

Sumber itu menambahkan bahwa para mediator masih bekerja untuk mencapai kesepakatan akhir terkait daftar nama, meski pihak pendudukan terus menolak beberapa usulan.

Ia juga menegaskan bahwa faksi-faksi perlawanan pada Ahad pagi (12/10) kembali menegaskan komitmen mereka kepada mediator untuk membebaskan tahanan 'Israel' sesuai dengan jadwal waktu yang telah disepakati.

Menurutnya, pihak perlawanan telah menyelesaikan pendataan terhadap tahanan 'Israel' yang masih hidup, mengelompokkan mereka, dan memindahkan mereka ke beberapa titik di dalam Jalur Gaza sebagai persiapan untuk proses penyerahan.

Sumber itu juga menjelaskan bahwa perwakilan Hamas dan Komite Palang Merah Internasional akan bertemu malam ini untuk memfinalisasi mekanisme teknis pelaksanaan penyerahan tahanan 'Israel', yang menurut rencana akan dilakukan melalui tiga jalur berbeda di wilayah Gaza.

Persiapan di Pihak 'Israel'

Sementara itu, surat kabar Israel Hayom melaporkan bahwa tentara 'Israel' secara resmi telah memberi tahu keluarga para tawanan tentang jadwal pembebasan, yang akan dilakukan dalam dua tahap mulai pukul 8 pagi.

Laporan tersebut menambahkan bahwa militer meminta keluarga para tahanan datang ke pangkalan militer Re’im pada pukul 7.30 pagi untuk menyambut kedatangan anggota keluarga mereka. Sejumlah bus milik Palang Merah Internasional dilaporkan telah bergerak menuju Israel selatan sebagai persiapan untuk proses pertukaran.

Menurut lembaga penyiaran publik 'Israel', meski kesepakatan telah tercapai, tidak semua jenazah warga 'Israel' yang tewas akan dikembalikan hari ini. 'Israel' disebut akan menyerahkan 15 jenazah pejuang Hamas sebagai imbalan untuk setiap jenazah warga 'Israel' yang dikembalikan.

Koordinator urusan tahanan dan orang hilang di pemerintahan 'Israel', Gal Hirsch, mengatakan bahwa tim gabungan yang terdiri dari 'Israel', Amerika Serikat, Mesir, Turki, Qatar, dan Palang Merah akan mulai bekerja untuk mengidentifikasi jenazah setelah proses pertukaran tahanan yang masih hidup selesai.

Di saat yang sama, lembaga forensik 'Israel' telah bersiap melakukan identifikasi melalui pemindaian CT, pemeriksaan medis forensik, catatan gigi, dan tes DNA. (zarahamala/arrahmah.id)