Sebagai informasi, jemaah haji Indonesia gelombang I telah berangkat ke Tanah Suci sejak 24 Mei hingga 7 Juni 2023 mendatang. Jemaah gelombang I lebih dulu tinggal di Kota Madinah setelah mendarat melalui Bandara Internasional Amir Mohammed bin Abdul Aziz (AMAA).
Setelah singgah di Madinah selama sembilan hari, jemaah gelombang I ini mulai didorong ke Mekkah secara bertahap sejak 1 Juni 2023. Nantinya, mereka akan dipulangkan secara bertahap melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah setelah pelaksanaan puncak haji.
Sebelum ke Mekkah, para jemaah haji gelombang I ini lebih dulu harus mengambil miqat makani di Dzulhulaifah atau Bir Ali untuk ihram umrah qudum atau umrah wajib.
Sementara itu, jemaah haji gelombang II akan diberangkatkan langsung ke Mekkah secara bertahap melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah sejak 8-22 Juni 2023.
Mereka akan mengambil miqat saat pesawat berada di atas wilayah Yalamlam atau Qornul Manazil untuk umrah. Jemaah juga bisa mengambil miqat di Bandara Jeddah usai mendarat.
Setelah puncak haji, jemaah gelombang II baru akan didorong secara bertahap ke Madinah selama sembilan hari untuk melaksanakan ibadah arbain dan berziarah ke sejumlah tempat bersejarah. Setelah itu, mereka secara bertahap akan dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara AMAA Madinah.
(ameera/arrahmah.id)
