Memuat...

Kabulov: Negara-negara di Kawasan Bertekad Memperluas Hubungan dengan Afghanistan

Hanin Mazaya
Kamis, 9 Oktober 2025 / 18 Rabiulakhir 1447 16:58
Kabulov: Negara-negara di Kawasan Bertekad Memperluas Hubungan dengan Afghanistan
(Foto: Tolo News)

MOSKOW (Arrahmah.id) - Perwakilan Khusus Rusia untuk Afghanistan, Zamir Kabulov, menyatakan dalam konferensi pers setelah Konsultasi Format Moskow Ketujuh tentang Afghanistan, bahwa pertemuan itu menunjukkan semua negara di kawasan tersebut bertekad untuk secara aktif memperluas hubungan mereka dengan Afghanistan di semua bidang yang menjadi kepentingan bersama.

Kabulov menambahkan bahwa para peserta Format Moskow sepakat untuk mendukung Afghanistan di berbagai sektor.

Ia mengatakan: "Pertemuan Format Moskow menunjukkan bahwa semua negara di kawasan tersebut bertekad untuk secara aktif memperluas hubungan mereka dengan pemerintah Afghanistan di semua bidang yang menjadi kepentingan bersama. Semua mitra kami dalam format ini sepakat bahwa kami harus membantu rakyat Afghanistan yang menderita dalam mengatasi konsekuensi dari 20 tahun pendudukan asing dan mendukung pembangunannya."

Menanggapi pertanyaan mengenai potensi pembukaan kembali Kedutaan Besar AS di Kabul, Perwakilan Khusus Rusia menekankan bahwa ini akan menjadi perkembangan yang positif. Kabulov menambahkan bahwa Moskow juga menyambut baik pembukaan kembali kedutaan besar negara-negara lain di Kabul, lansir Tolo News (9/10/2025).

Ia lebih lanjut menyatakan: "Ini merupakan perkembangan yang baik dan positif jika Amerika Serikat sedang berunding dengan para pejabat Imarah Islam untuk melanjutkan operasional kedutaan. Kami menyambut baik tidak hanya pembukaan kembali Kedutaan Besar AS, tetapi juga negara-negara lain yang bersedia menormalisasi hubungan dengan Afghanistan dan memberikan bantuan ekonomi serta bentuk-bentuk bantuan lainnya."

Sementara itu, Direktur Jenderal untuk Asia Selatan di Kementerian Luar Negeri Iran, Mohammad Reza Bahrami, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan sebuah media Rusia bahwa kehadiran militer asing di Afghanistan telah menjadi sumber ketidakstabilan dan ketidakamanan di kawasan tersebut.

Bahrami menambahkan bahwa Iran menentang kehadiran militer di dalam dan di sekitar Afghanistan.

Pejabat Iran tersebut mengatakan: "Sebagai Republik Iran, kami menentang kehadiran negara-negara asing, terutama militer, di Afghanistan dan negara-negara tetangganya."

Pertemuan Format Moskow ketujuh tentang Afghanistan diadakan pada 7 Oktober di Moskow, dengan perwakilan dari lebih dari sepuluh negara, termasuk Afghanistan, India, Iran, dan Pakistan. Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh negara-negara anggota, dukungan bagi Afghanistan sebagai negara yang merdeka, bersatu, dan damai ditegaskan. (haninmazaya/arrahmah.id)