Memuat...

Krisis Teluk Memuncak, Iran Gempur 7 Negara Arab, Korban Sipil Terus Bertambah

Zarah Amala
Senin, 9 Maret 2026 / 20 Ramadan 1447 10:59
Krisis Teluk Memuncak, Iran Gempur 7 Negara Arab, Korban Sipil Terus Bertambah
Drone Iran jatuh di Dubai (Al Jazeera)

DOHA (Arrahmah.id) - Meskipun Presiden Iran Masoud Pezeshkian sempat menyerukan penghentian serangan terhadap tetangga, eskalasi militer di lapangan justru menunjukkan arah sebaliknya. Hingga Senin pagi (9/3/2026), tercatat sedikitnya 2.981 rudal dan drone Iran telah menghujani target di tujuh negara Arab sebagai balasan atas agresi Amerika Serikat dan 'Israel'.

Hingga saat ini, Kuwait menjadi wilayah yang paling terdampak secara militer, dengan laporan mengejutkan mengenai 67 tentara lokal yang terluka serta gugurnya 4 personel militer Amerika Serikat. Selain jatuhnya korban jiwa, serangan ini juga menghanguskan fasilitas listrik vital di negara tersebut.

Sementara itu, Uni Emirat Arab (UEA) menjadi target serangan yang melumpuhkan ekonomi, ditandai dengan kebakaran hebat di zona minyak Fujeirah dan serangan presisi yang terjadi di dekat Konsulat AS di Dubai.

Di sisi lain, Bahrain menghadapi ancaman serius terhadap keselamatan warga sipil, di mana serangan di wilayah Sitra telah menyebabkan 32 warga luka-luka serta kerusakan parah pada rumah-rumah penduduk.

Arab Saudi juga terus menjadi sasaran serangan yang diarahkan ke pangkalan militer dan aset strategis, meski sebagian besar proyektil berhasil dicegat di pangkalan udara Pangeran Sultan dan area ladang minyak Shaybah.

Terakhir, Irak mengalami dampak nyata pada area pemukiman setelah sebuah drone jatuh di jantung kota Baghdad, yang memicu kebakaran hebat dan menghancurkan rumah-rumah warga sipil di sekitarnya.

Laporan dari AP mengungkapkan bahwa negara-negara Arab mulai merasa frustrasi terhadap Amerika Serikat. Mereka merasa dijadikan tameng dan tidak mendapatkan perlindungan maksimal dari Washington, padahal perang ini dipicu oleh serangan awal AS-'Israel' tanpa koordinasi dengan negara-negara Teluk.

Liga Arab dijadwalkan menggelar pertemuan darurat melalui konferensi video hari ini (9/3) atas desakan Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar untuk membahas pelanggaran terang-terangan Iran terhadap kedaulatan negara anggota. (zarahamala/arrahmah.id)