GAZA (Arrahmah.id) - Media 'Israel' melaporkan bahwa lima tentara terluka dalam pertempuran yang terjadi Kamis pagi (17/7/2025) di lingkungan Shuja’iyya, sebelah timur Kota Gaza. Dua di antaranya dilaporkan mengalami luka serius.
Laporan ini muncul di tengah pernyataan militer dari Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, yang mengumumkan telah menargetkan kendaraan militer dan personel 'Israel' di berbagai titik di Jalur Gaza bagian timur dan selatan.
Sebelumnya, militer pendudukan 'Israel' mengonfirmasi bahwa dua tentaranya dari Batalion 202 Brigade Parasut mengalami luka berat dalam pertempuran di Jalur Gaza utara pada Rabu (16/7). Sementara itu, seorang tentara cadangan dari Unit Yahalom menderita luka sedang akibat ledakan sisa bahan peledak di Gaza tengah.
Di pihak perlawanan, Brigade Al-Qassam menyampaikan bahwa para pejuangnya, bekerja sama dengan Saraya al-Quds, sayap militer Gerakan Jihad Islam, telah menargetkan pos komando dan pengendali militer 'Israel' di selatan wilayah Al-Qizan, Khan Yunis, selatan Jalur Gaza.
Dalam pernyataan lain, Al-Qassam melaporkan bahwa pada Selasa (15/7), para pejuangnya menyerang pasukan dan kendaraan 'Israel' di daerah Al-Satar, Khan Yunis. Selain itu, pekan lalu mereka juga menargetkan sebuah kendaraan lapis baja dan dua buldoser militer di lingkungan Shuja’iyya, timur Kota Gaza.
Sementara itu, Saraya al-Quds merilis rekaman video yang menunjukkan pejuangnya menghancurkan kendaraan militer 'Israel' dengan alat peledak daya tinggi saat pasukan 'Israel' melakukan infiltrasi di timur lingkungan Zaytoun, Kota Gaza.
Menurut media 'Israel', pihak otoritas pendudukan memberlakukan sensor militer ketat terhadap publikasi terkait kerugian di Gaza, dengan alasan untuk menjaga moral pasukan. Namun, sejumlah pengamat menilai bahwa angka korban resmi yang diumumkan jauh di bawah kenyataan.
Operasi Rabu
Pada Rabu (16/7), Saraya al-Quds menyiarkan cuplikan ledakan terhadap sebuah tank 'Israel' di timur lingkungan Zaytoun. Rekaman tersebut menunjukkan tahapan perencanaan dan pemasangan alat peledak, pemantauan pergerakan kendaraan militer 'Israel', hingga proses detonasi yang menghasilkan kepulan asap tebal.
Di hari yang sama, Al-Qassam juga menyatakan telah menargetkan sebuah kendaraan lapis baja dan dua buldoser militer tipe D9 dengan dua roket “Tandem” dan satu peluru anti-tank "Al-Yassin 105" di Jalan Al-Mintar, Shuja’iyya, sebelah timur Gaza.
Sebelumnya, pada Selasa (15/7), mereka juga menembakkan mortar ke arah kumpulan tentara dan kendaraan militer 'Israel' di wilayah Al-Satar Al-Gharbi, sebelah utara Khan Yunis.
Selain itu, Al-Qassam dan Saraya al-Quds juga melancarkan serangan terhadap pos komando militer 'Israel' di kawasan Qizan al-Najjar, selatan Khan Yunis.
Sejak dimulainya operasi darat 'Israel' pada 27 Oktober 2023, faksi-faksi perlawanan di Gaza terus mendokumentasikan dan mempublikasikan operasi mereka. Mereka dilaporkan berhasil melakukan sejumlah penyergapan terhadap pasukan 'Israel', menghancurkan ratusan kendaraan militer, serta menembakkan roket jarak menengah dan jauh ke kota-kota dan permukiman 'Israel'. (zarahamala/arrahmah.id)
