Memuat...

Pakistan Tuduh Kabul Jatuh di Bawah Pengaruh India

Hanin Mazaya
Sabtu, 18 Oktober 2025 / 27 Rabiulakhir 1447 18:32
Pakistan Tuduh Kabul Jatuh di Bawah Pengaruh India
(Foto: Tolo News)

ISLAMABAD (Arrahmah.id) - Setelah kunjungan Amir Khan Muttaqi ke India, para pejabat Pakistan menuduh Afghanistan bertindak sebagai perwakilan India dan bekerja sama dengan Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP).

Islamabad mengklaim bahwa serangan baru-baru ini terhadap Pakistan dilakukan dari tanah Afghanistan dengan dukungan India.

Ketegangan antara kedua negara semakin meningkat setelah Amir Khan Muttaqi, Menteri Luar Negeri Imarah Islam Afghanistan, mengunjungi India. Para pejabat Pakistan, termasuk Perdana Menteri Shehbaz Sharif dan Menteri Pertahanan Khawaja Muhammad Asif, menuduh dalam wawancara dengan media Pakistan bahwa Afghanistan telah menjadi proksi India dan bahwa New Delhi melancarkan serangan terhadap Pakistan melalui Afghanistan, lansir Tolo News (18/10/2025)

Perdana Menteri Shehbaz Sharif mengatakan: “Ketika serangan terhadap Pakistan terjadi, Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi sedang berada di New Delhi. Anda telah melihat foto-foto itu di berita. Itulah mengapa kami harus merespons. Kemudian, mereka menyerukan gencatan senjata.”

Analis politik Zalmai Afghan Yar berkomentar: “Setiap negara berhak menjalin hubungan berdasarkan kepentingan nasionalnya. Jika Afghanistan memiliki hubungan dengan India, hubungan tersebut bersifat bilateral dan tidak bermusuhan. Namun, kebijakan Pakistan terhadap Afghanistan dan kawasan tersebut bersifat bermusuhan.”

Reaksi para pejabat Pakistan tidak terbatas pada hubungan yang semakin erat antara Kabul dan New Delhi. Mereka juga mengklaim bahwa Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP) beroperasi melawan Pakistan atas nama Kabul.

Menteri Pertahanan Khawaja Muhammad Asif menyatakan: “Sekarang TTP mewakili Kabul, dan Kabul mewakili India. Kenyataannya, perbatasan Pakistan berada di bawah kendali India dari kedua belah pihak.”

Sementara itu, pemimpin TTP Noor Wali Mehsud mengatakan dalam sebuah pesan video bahwa ia berada di wilayah kesukuan.

Ia menyatakan: “Alhamdulillah, saya berada di tanah saya sendiri, tanah wilayah kesukuan. Ini adalah tanah yang penuh kehormatan dan kebanggaan bagi rakyat.”

Ketidakpuasan Pakistan atas kunjungan Amir Khan Muttaqi ke India muncul meskipun Muttaqi menekankan dalam kunjungannya bahwa Imarah Islam, yang didasarkan pada kebijakan yang seimbang, tidak akan membuat musuh dengan satu negara hanya untuk berteman dengan negara lain. (haninmazaya/arrahmah.id)