Memuat...

Pejabat Palestina Faraj al-Ghoul Gugur dalam Serangan Udara 'Israel' di Gaza

Zarah Amala
Rabu, 16 Juli 2025 / 21 Muharam 1447 09:31
Pejabat Palestina Faraj al-Ghoul Gugur dalam Serangan Udara 'Israel' di Gaza
Muhammad Faraj al-Ghoul dibunuh oleh 'Israel'. (Foto: via AJA)

GAZA (Arrahmah.id) – Pejabat senior Hamas dan anggota Dewan Legislatif Palestina, Muhammad Faraj al-Ghoul, gugur dalam serangan udara 'Israel' yang menyasar rumahnya di Jalur Gaza pada Selasa pagi (15/7/2025), demikian diumumkan oleh gerakan perlawanan Palestina tersebut.

Dalam pernyataannya, Hamas menyatakan berduka atas gugurnya “pemimpin nasional, anggota Dewan Legislatif, dan Ketua Komite Hukum, Muhammad Faraj al-Ghoul, yang syahid dalam aksi pembunuhan oleh Zionis saat ia tengah membela rakyat dan perjuangannya.”

Menurut laporan Al Jazeera Arabic, al-Ghoul sebelumnya menjabat sebagai Menteri Kehakiman dalam pemerintahan yang dipimpin Ismail Haniyeh, Ketua Biro Politik Hamas yang kini juga telah gugur, antara 2007 hingga 2012.

Hamas menyebut gugurnya al-Ghoul sebagai “kehilangan besar bagi Palestina, proyek perlawanan, dan gerakan Hamas.” Ia digambarkan sebagai “cendekiawan yang teguh, politisi berprinsip, serta pejuang gigih yang mengemban perjuangan sejak masa muda.”

Al-Ghoul beberapa kali ditangkap oleh pasukan pendudukan 'Israel', namun menurut Hamas, “ia tidak pernah goyah.” Ia dikenal aktif di bidang advokasi dan reformasi, dengan reputasi sebagai “pembicara fasih dan pembimbing bijak.”

Gerakan tersebut menegaskan bahwa “darah para syuhada tidak akan sia-sia, dan kejahatan ini hanya akan menguatkan tekad perlawanan hingga pembebasan dan kepulangan.”

Perjalanan Politik

Lahir di Rafah, Gaza selatan, pada 1957, al-Ghoul menempuh pendidikan hukum di Universitas Kairo dan meraih gelar magister hukum internasional dan hak asasi manusia dari Universitas Amerika di Beirut.

Ia memegang berbagai posisi dalam pemerintahan yang dibentuk Hamas setelah memenangkan pemilu legislatif pada 2006. Pada 2007, ia terpilih sebagai anggota Dewan Legislatif Palestina (PLC) dari blok Perubahan dan Reformasi, mewakili Gubernur Gaza dengan perolehan lebih dari 71.000 suara, dan memimpin Komite Hukum Dewan.

Ia turut menyusun sejumlah rancangan undang-undang serta berpartisipasi dalam berbagai konferensi hukum dan parlemen, baik di tingkat lokal maupun internasional.

Al-Ghoul juga dikenal sebagai pembela hak-hak tahanan Palestina. Ia sempat menjabat sebagai Menteri Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan, lalu sebagai Menteri Kehakiman di pemerintahan Haniyeh. Ia juga memimpin komite pemerintah yang menangani tindak lanjut laporan Misi Pencari Fakta PBB pada 2009 mengenai konflik di Gaza.

Selain itu, ia mendirikan Dar al-Haqq wa al-Qanun untuk Hak Asasi Manusia dan menjalankan firma hukum di Gaza. Ia diketahui memiliki hubungan dekat dengan pendiri Hamas, Syekh Ahmad Yassin. (zarahamala/arrahmah.id)