ISTANBUL (Arrahmah.id) - Negosiasi yang sedang berlangsung di Istanbul telah memasuki hari kedua secara tertutup.
Sumber-sumber mengatakan kepada Tolo News bahwa pada hari pertama perundingan, kedua belah pihak menyampaikan tuntutan mereka kepada mediator dari Turki dan Qatar. Menurut sumber-sumber tersebut, Pakistan kembali mengajukan tuntutan pada putaran ketiga yang, menurut pandangan mereka, tidak terkait dengan Afghanistan.
Salah satu tuntutan yang dilaporkan dari Pakistan adalah pemindahan anggota TTP (Tehrik-e-Taliban Pakistan) dari Pakistan ke Afghanistan. Menanggapi hal ini, Imarah Islam Afghanistan menuntut agar wilayah darat dan udara Pakistan tidak digunakan oleh negara lain atau oleh ISIS untuk operasi melawan Afghanistan, lansir Tolo News (8/11/2025).
Aziz Maarej, seorang analis politik, mengatakan: "Pernyataan-pernyataan ini kontradiktif. Di satu sisi, mereka mengatakan TTP berada di Afghanistan, dan di sisi lain, mereka meminta pemindahannya ke Afghanistan, padahal TTP sebenarnya merupakan masalah internal Pakistan."
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan juga menyatakan bahwa delegasi mereka telah menyampaikan tuntutannya kepada mediator Turki dan Qatar.
Tahir Hussain Andrabi menambahkan bahwa para mediator saat ini sedang meninjau tuntutan Pakistan dengan delegasi Afghanistan: "Delegasi Pakistan telah mengajukan tuntutan yang terdokumentasi dan logis yang bertujuan untuk mengakhiri terorisme lintas batas. Para mediator sepenuhnya mendukung posisi Pakistan, yang didasarkan pada bukti yang diberikan oleh delegasi Pakistan dan selaras dengan norma dan hukum internasional."
Perundingan putaran ketiga antara delegasi Emirat Islam Afghanistan dan Pakistan dimulai pada hari Kamis. Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Turki telah menyatakan dalam sebuah rilis bahwa putaran ketiga akan mencakup diskusi tentang pembentukan mekanisme pemantauan dan verifikasi untuk memastikan perdamaian dan menghukum para pelanggar. (haninmazaya/arrahmah.id)
