Memuat...

Polisi Mesir tangkap 24 orang yang protes atas pembongkaran rumah dekat piramida

Althaf
Selasa, 22 Januari 2019 / 16 Jumadilawal 1440 12:23
Polisi Mesir tangkap 24 orang yang protes atas pembongkaran rumah dekat piramida
In this Dec. 6, 2017 file photo, a woman does early morning chores near the Great Pyramid, in Nazlet el-Samman, Giza, Egypt. Egyptian security officials said police used tear gas to disperse residents and shopkeepers in the Nazlet el-Samman village after they scuffled with police escorting the demolition workers. (AP)

KAIRO (Arrahmah.com) - Polisi Mesir telah menangkap 24 orang yang berusaha mencegah pihak berwenang menghancurkan gedung-gedung ilegal di dekat piramida Giza, kata pejabat keamanan, Senin (21/1/2019).

Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan warga dan pemilik toko di desa Nazlet el-Samman setelah mereka bentrok dengan polisi yang mengawal para pekerja pembongkaran, kata para pejabat itu.

Kerusuhan Senin (21/1) tersebut menyusul pengumuman baru-baru ini bahwa sebuah perusahaan swasta akan mengambil alih menjalankan situs bersejarah yang mencakup Piramida Besar dan Sphinx, yang dikunjungi jutaan orang setiap tahunnya.

Banyak penduduk desa mengandalkan pendapatan dari menjajakan cenderamata dan menawarkan kuda tunggangan kepada para pengunjung. Wisatawan telah lama mengeluhkan mahalnya barang yang dijajakan oleh para penduduk setempat. (Althaf/arrahmah.com)