Memuat...

Puma akan Akhiri Kontrak dengan Timnas “Israel”

Zarah Amala
Rabu, 13 Desember 2023 / 1 Jumadilakhir 1445 07:54
Puma akan Akhiri Kontrak dengan Timnas “Israel”
Puma akan mengakhiri sponsorship tim sepak bola nasional “Israel”. (Foto: via BDS)

BAVARIA (Arrahmah.id) – Merek perlengkapan olahraga Puma akan menghentikan sponsornya terhadap tim sepak bola nasional “Israel” tahun depan, kata juru bicara perusahaan Jerman tersebut.

Keputusan tersebut diambil pada 2022 sebagai bagian dari strategi “lebih sedikit-lebih besar-lebih baik” Puma dan diduga tidak terkait dengan seruan boikot konsumen menyusul serangan militer Israeldi Gaza, menurut laporan media. 

“Sementara dua tim nasional yang baru dikontrak akan diumumkan akhir tahun ini dan pada 2024, kontrak beberapa federasi seperti Serbia dan Israel akan berakhir pada 2024,” kata juru bicara tersebut melalui email kepada Reuters.

Juru bicara tersebut menambahkan bahwa langkah tersebut sejalan dengan jadwal reguler untuk merancang dan mengembangkan seragam tim, lapor Reuters lebih lanjut. 

Namun berita ini muncul pada saat seruan untuk memboikot konsumen terhadap Israel dan perusahaan-perusahaan yang mendukung rezim tersebut semakin meningkat sejak 7 Oktober. 

Kampanye Palestina untuk Boikot Akademik dan Budaya Israel (PACBI), yang merupakan bagian dari gerakan BDS (Boycott, Divestment, Sanctions), menyambut baik perkembangan tersebut dengan mengatakan bahwa ini adalah “kemenangan pahit karena pembersihan etnis Israel terhadap warga Palestina terus berlanjut.”

Dalam sebuah pernyataan di situs BDS, disebutkan bahwa Puma telah menjadi sasaran kampanye BDS di seluruh dunia sejak 2018 atas “dukungannya terhadap apartheid Israel yang menindas jutaan warga Palestina.”

Dikatakan bahwa Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) mengatur dan mengadvokasi untuk mempertahankan tim di permukiman ilegal Israel di tanah Palestina yang dicuri.

“Pesan internal yang bocor mengungkapkan bahwa Puma berada di bawah tekanan luar biasa untuk membatalkan kontrak”, tambah pernyataan itu.

Dikatakan bahwa “tekanan global BDS yang tiada henti terhadap Puma dan kerusakan citranya selama bertahun-tahun harus menjadi pelajaran bagi semua perusahaan yang mendukung apartheid Israel, bahwa keterlibatan memiliki konsekuensi.” (zarahamala/arrahmah.id)