Memuat...

Satu Tentara 'Israel' Tewas dan Satu Kritis dalam Operasi Perlawanan di Gaza

Zarah Amala
Rabu, 23 Juli 2025 / 28 Muharam 1447 09:30
Satu Tentara 'Israel' Tewas dan Satu Kritis dalam Operasi Perlawanan di Gaza
Penyergapan Al-Qassam di Gaza. (Foto: rekaman video)

GAZA (Arrahmah.id) - Brigade Al-Qassam, sayap militer dari Gerakan Perlawanan Palestina Hamas, mengumumkan bahwa para pejuangnya telah menargetkan kendaraan lapis baja milik 'Israel' dan sebuah tank Merkava di tenggara Deir al-Balah, wilayah Gaza tengah.

Menurut pernyataan Al-Qassam, kendaraan lapis baja itu dihantam oleh rudal jenis Yassin 105 di dekat persimpangan Abu Holi, tenggara Deir al-Balah. Selain itu, para pejuang juga menargetkan sebuah tank Merkava di daerah Chalet Al-Jafrawi dengan rudal jenis yang sama.

Setelah serangan terhadap tank 'Israel' tersebut, helikopter militer 'Israel' datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Sementara itu, media 'Israel' melaporkan bahwa seorang tentara mengalami luka kritis hari ini setelah tank Merkava yang dinaikinya terkena serangan rudal anti-tank di Deir al-Balah.

Pasukan pendudukan 'Israel' sendiri baru-baru ini melancarkan operasi militer di Deir al-Balah. Namun di tengah serangan tersebut, para pejuang perlawanan Palestina tetap berhasil menimbulkan korban di pihak 'Israel'.

Dalam perkembangan lain, militer 'Israel' mengonfirmasi kematian seorang prajurit mereka, Sersan Staf Amit Cohen, akibat ledakan di Khan Yunis, Gaza selatan.

Kepala Staf Militer Israel, Eyal Zamir, mengakui bahwa 'Israel' “membayar harga yang mahal” dalam perang di Gaza. Namun ia bersumpah operasi militer akan terus berlanjut demi mencapai tujuan yang telah ditetapkan, termasuk pembebasan tawanan Israel dan penghancuran Hamas.

Di tengah meningkatnya kritik dalam negeri terhadap kinerja militer, harian Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa pimpinan militer 'Israel' tengah bersiap membuka penyelidikan internal terkait invasi darat ke Gaza yang dimulai pada akhir Oktober 2023. Penyelidikan ini rencananya akan difokuskan pada evaluasi perilaku pasukan selama operasi tersebut. (zarahamala/arrahmah.id)