Memuat...

Serangan Kilat Al-Quds: 30 Tentara 'Israel' Jadi Sasaran di Shuja'iyya

Zarah Amala
Sabtu, 5 Juli 2025 / 10 Muharam 1447 07:33
Serangan Kilat Al-Quds: 30 Tentara 'Israel' Jadi Sasaran di Shuja'iyya
Para pejuang memulai dengan meledakkan ladang ranjau terhadap iring-iringan kendaraan militer 'Israel'. (Al Jazeera)

GAZA (Arrahmah.id) - Saraya al-Quds, sayap militer Jihad Islam Palestina merilis rekaman eksklusif yang memperlihatkan sebuah serangan jebakan kompleks dan terencana yang mereka lakukan pasukan pendudukan 'Israel' pada Rabu lalu (2/7/2025) di kawasan Shuja'iyya, timur Kota Gaza.

Dalam operasi tersebut, para pejuang memulai dengan meledakkan ladang ranjau terhadap iring-iringan kendaraan militer 'Israel'. Setelah itu, mereka menghantam ruang kendali sebuah tank dengan peluru kendali anti-armor, dan menargetkan rumah-rumah yang dijadikan tempat berlindung para tentara 'Israel' dengan peluru penghancur benteng.

Operasi ini juga mencakup kontak senjata jarak dekat (dari nol meter) antara pejuang Saraya dan pasukan khusus 'Israel'. Rekaman juga memperlihatkan helikopter militer 'Israel' masuk ke lokasi untuk mengevakuasi korban tewas dan luka.

Rekaman menunjukkan persiapan ladang ranjau yang terdiri dari 6 bahan peledak anti-tank, lalu detik-detik masuknya kendaraan lapis baja 'Israel', hingga momen ledakan besar yang terekam kamera. Setelah ledakan, militer 'Israel' merespons dengan tembakan perlindungan dan tabir asap.

Tayangan juga memperlihatkan bagaimana dalam waktu 3 hari pejuang Saraya membangun jalur terowongan bawah tanah, yang kemudian mereka gunakan untuk keluar dan meluncurkan peluru RPG ke arah ruang kemudi tank 'Israel'.

Tak hanya itu, para pejuang mendokumentasikan momen kepanikan tentara 'Israel' yang lari bersembunyi ke dalam rumah-rumah. Salah satu rumah yang berisi 10 tentara dihantam peluru kendali tipe 107, memicu kebakaran hebat. Rumah lainnya yang menjadi tempat berlindung sekitar 20 tentara dan perwira 'Israel' dihantam peluru TPG, yang disusul baku tembak senjata ringan dan menengah, rekaman memperlihatkan rumah itu juga terbakar hebat.

Operasi yang Dirancang dengan Cermat

Keterangan eksklusif dari komandan operasi Saraya al-Quds di Shuja'iyya yang dikutip oleh Al Jazeera menyebutkan bahwa dalam operasi ini, sekitar 40 tentara dan perwira 'Israel' menjadi korban antara tewas dan terluka.

Komandan tersebut menegaskan bahwa jebakan ini telah dirancang dengan detail sesuai kondisi medan tempur, dan bahwa para pejuang Saraya berhasil mengunci pergerakan pasukan dan kendaraan 'Israel' di kawasan Al-Huda, timur Shuja'iyya.

Ia juga menyebut bahwa tentara 'Israel' kehilangan kendali dan kemampuan untuk merespons, hanya bisa melarikan diri sambil berteriak panik.

Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa para pejuang menyaksikan langsung jasad tentara dan perwira 'Israel' yang hangus terbakar, seraya menuduh 'Israel' “berbohong seperti biasa untuk menutupi kerugian mereka sendiri.”

 

Ledakan Ladang Ranjau dan Serangan Kilat

Pada Rabu (3/7), seorang komandan lapangan Saraya al-Quds mengonfirmasi bahwa mereka telah melancarkan operasi kompleks yang menargetkan puluhan tentara dan iring-iringan kendaraan militer 'Israel' di kawasan Al-Huda, Shuja'iyya.

Melalui kanal Telegram resmi Saraya al-Quds, sang komandan mengungkap bahwa operasi dimulai dengan meledakkan ladang ranjau terhadap kendaraan lapis baja 'Israel', yang menyebabkan tentara panik dan masuk ke rumah-rumah warga secara “histeris.”

Setelah itu, para pejuang menembakkan peluru kendali ke arah rumah-rumah tempat tentara 'Israel' bersembunyi, dilanjutkan dengan peluru penghancur TPG.

Komandan tersebut menyatakan bahwa para pejuang berhasil mengepung dan menyerang pasukan 'Israel' dari jarak dekat, menyebabkan seluruh kru kendaraan dan tentara 'Israel' menjadi korban antara tewas dan terluka.

Dalam beberapa pekan terakhir, Saraya al-Quds meningkatkan publikasi video-video operasi mereka, baik di wilayah utara maupun selatan Gaza, sebagai bentuk perlawanan yang terorganisir dan mendalam.

Beberapa hari sebelumnya, radio militer 'Israel' melaporkan bahwa 30 tentara dan perwira 'Israel' telah tewas sejak perang kembali berlanjut pada 18 Maret lalu, 21 di antaranya tewas akibat ranjau darat.

Sementara itu, surat kabar Haaretz menyebut bahwa 20 tentara 'Israel' tewas di Gaza selama Juni, dan media 'Israel' lainnya mengonfirmasi bahwa 3 tentara tewas kemarin, dalam pertempuran di utara dan selatan Jalur Gaza. (zarahamala/arrahmah.id)