Memuat...

SIGAR: Meski Memberi Bantuan $145 Miliar, AS Gagal Membangun Afghanistan yang Demokratis

Hanin Mazaya
Kamis, 4 Desember 2025 / 14 Jumadilakhir 1447 17:23
SIGAR: Meski Memberi Bantuan $145 Miliar, AS Gagal Membangun Afghanistan yang Demokratis
SIGAR: Meski Memberi Bantuan $145 Miliar, AS Gagal Membangun Afghanistan yang Demokratis

KABUL (Arrahmah.id) - Inspektur Jenderal Khusus AS untuk Rekonstruksi Afghanistan (SIGAR) merilis laporan akhirnya pada Rabu (3/12/2025), yang menyatakan bahwa upaya untuk mengubah Afghanistan menjadi negara yang demokratis telah gagal.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa dari tahun 2002 hingga 2021, AS mengalokasikan $144,7 miliar untuk rekonstruksi Afghanistan.

Badan AS untuk Afghanistan mulai beroperasi pada tahun 2009, memantau bantuan Amerika untuk Afghanistan. Mereka menyatakan bahwa selama periode operasional mereka, mereka menghasilkan 900 laporan investigasi yang berbeda, lansir Tolo News (4/12).

Menurut temuan terbaru mereka, AS memberikan bantuan tertingginya pada tahun 2010 selama 22 tahun (2002–2024), sebesar $16,3 miliar, yang sebagian besar dialokasikan untuk sektor keamanan, dengan yang paling sedikit untuk sektor kemanusiaan.

Salah satu bagian laporan tersebut menyatakan: "$88,8 miliar dihabiskan untuk sektor keamanan Afghanistan, $35,9 miliar untuk pembangunan, $7,1 miliar untuk sektor kemanusiaan, dan $16,3 miliar untuk pengeluaran kelembagaan."

Meskipun bantuan AS untuk Afghanistan berakhir pada tahun 2025, laporan SIGAR menunjukkan bahwa meskipun AS telah menarik diri dari Afghanistan, negara tersebut tetap menjadi penyedia bantuan kemanusiaan terbesar bagi Afghanistan sejak tahun 2021.

Dari Oktober 2021 hingga Juni 2025, AS memberikan bantuan sebesar $3,5 miliar kepada Afghanistan, dengan 72% dari jumlah tersebut dihabiskan untuk bantuan kemanusiaan.  (haninmazaya/arrahmah.id)