Memuat...

Utusan Presiden Prabowo Temui Habib Rizieq di Petamburan, Bahas Kondisi Bangsa dan Masukan Ulama

Ameera
Sabtu, 7 Maret 2026 / 18 Ramadan 1447 21:11
Utusan Presiden Prabowo Temui Habib Rizieq di Petamburan, Bahas Kondisi Bangsa dan Masukan Ulama
Utusan Presiden Prabowo Temui Habib Rizieq di Petamburan, Bahas Kondisi Bangsa dan Masukan Ulama

JAKARTA (Arrahmah.id) — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengutus sejumlah pejabat tinggi negara untuk bersilaturahmi sekaligus meminta pandangan dari Imam Besar Habib Rizieq Shihab di kediamannya di Petamburan, Jakarta, Sabtu pagi (7/3/2026).

Rombongan utusan Presiden terdiri dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad.

Kedatangan rombongan tersebut disambut langsung oleh Habib Rizieq di kediamannya.

Dalam pertemuan tersebut, Imam Besar didampingi oleh sejumlah tokoh, di antaranya Habib Hanif bin Abdurrahman Alatas, Habib Ali bin Abubakar Alatas selaku Sekretaris Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), serta Habib Ali bin Alwi Alatas sebagai Bendahara Umum DPP FPI. Turut hadir pula pengacara Aziz Yanuar.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan para ulama.

Dalam kesempatan itu, para utusan Presiden menyampaikan sejumlah pesan dari Presiden Prabowo sekaligus meminta pandangan serta masukan dari Habib Rizieq terkait kondisi bangsa dan umat saat ini.

Habib Hanif menyampaikan bahwa Menteri Sekretaris Negara membawa pesan langsung dari Presiden untuk disampaikan kepada Habib Rizieq.

“Mensesneg banyak membawa pesan dari Presiden dan meminta berbagai masukan dari Habib Rizieq,” ujar Habib Hanif.

Pertemuan tersebut juga menegaskan komitmen bersama antara ulama, habaib, dan umaro (pemerintah) untuk terus menjaga persatuan bangsa, memperkuat ukhuwah, serta bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik.

Sinergi antara ulama dan pemerintah dinilai menjadi pilar penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus memastikan pembangunan bangsa berjalan dengan nilai-nilai moral, keadilan, dan persatuan.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat kerja sama antara tokoh umat dan pemerintah demi masa depan Indonesia yang lebih aman, damai, dan bermartabat.

(ameera/arrahmah.id)