KHOST (Arrahmah.id) - Departemen Pendidikan Khost melaporkan bahwa dari 372 sekolah negeri di provinsi tersebut, 119 sekolah tidak memiliki gedung.
Menurut pejabat dari Departemen Pendidikan Khost, Imarah Islam Afghanistan sedang berusaha mendapatkan dana untuk membangun gedung-gedung untuk sekolah-sekolah tersebut.
Kherogul Khairkhwah, wakil direktur Departemen Pendidikan Khost, mengatakan, "Semua sekolah di bawah Departemen Pendidikan Khost berjumlah 372, di mana 119 di antaranya tidak memiliki gedung. Namun, Imarah Islam sedang berusaha untuk mendapatkan dana untuk membangun tempat penampungan bagi sekolah-sekolah ini."
Para siswa di Sekolah Menengah Khalbisat Pusat di distrik Sabari dan Yaqubi, Khost, belajar di samping kuburan. Bakhtullah, salah satu siswa, mengatakan bahwa ketika ada pemakaman di pemakaman, para siswa pulang karena gangguan tersebut, lansir Tolo News (9/6/2025).
Bakhtullah mengatakan kepada reporter Tolo News: "Para siswa datang dan pergi dengan susah payah. Tempat ini tidak cocok untuk pendidikan. Ketika pemakaman berlangsung di pemakaman, ketertiban sekolah terganggu, menyebabkan siswa kembali ke rumah mereka."
Murid-murid lain dari sekolah ini meminta pihak berwenang untuk mengambil langkah-langkah praktis untuk membangun gedung sekolah yang standar.
Mohammad Yousuf, seorang siswa lain di Khost, mengatakan: "Dibandingkan dengan provinsi lain, cuaca di Khost sangat panas. Lingkungan ini tidak cocok untuk pendidikan. Dalam cuaca panas dan kondisi seperti ini, para siswa sangat menderita."
Belal Maftoon, seorang siswa lain di provinsi tersebut, mengatakan: "Permintaan kami adalah agar sebuah bangunan dibangun untuk kami. Membangun sekolah akan sangat bermanfaat bagi pendidikan kami."
Menurut informasi dari Departemen Pendidikan Khost, sekitar 300.000 siswa saat ini menerima pendidikan di provinsi tersebut. (haninmazaya/arrahmah.id)
