Memuat...

Afghanistan Akan Menjadi Sorotan Utama di KTT SCO di Tajikistan

Hanin Mazaya
Ahad, 31 Agustus 2025 / 8 Rabiulawal 1447 07:49
Afghanistan Akan Menjadi Sorotan Utama di KTT SCO di Tajikistan
(Foto: Tolo News)

KABUL (Arrahmah.id) - Hampir empat tahun setelah kembalinya Imarah Islam Afghanistan ke tampuk kekuasaan, Afghanistan tetap menjadi salah satu topik utama dalam diskusi regional.

Kini, Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) telah mengumumkan bahwa pertemuan konsultatif organisasi tersebut akan diadakan pada 11 dan 12 September tahun ini di Dushanbe, ibu kota Tajikistan, dengan Afghanistan sebagai fokus utama pertemuan tersebut.

Nurlan Yermekbayev menggambarkan situasi di Afghanistan "menantang" dan mencatat bahwa meskipun ada tanda-tanda perbaikan ekonomi, isu-isu sosial dan kemanusiaan yang mengakar, khususnya mengenai hak-hak perempuan, masih belum terselesaikan, lansir Tolo News (31/8/2025).

Salah satu tema utama pertemuan mendatang adalah bagaimana negara-negara anggota SCO berinteraksi dengan Imarah Islam dalam masalah-masalah terkait keamanan.

Sekretaris Jenderal SCO menyatakan: "Pertukaran pandangan yang komprehensif direncanakan mengenai situasi terkini di Afghanistan dan dampaknya terhadap kawasan."

Najib Rahman Shamal, seorang analis politik, mengatakan: “Pada KTT SCO minggu depan di Tajikistan, Afghanistan akan menjadi topik utama yang mencakup kerja sama keamanan, politik, dan ekonomi. Saya berharap negara-negara yang disebutkan akan bekerja sama dengan Afghanistan untuk mencapai perdamaian abadi dan memerangi terorisme di mana pun itu berada.”

Para pakar politik yakin KTT Dushanbe dapat memberikan kesempatan bagi negara-negara anggota SCO untuk sekali lagi memperjelas sikap bersama mereka terhadap Afghanistan.

Sayed Ebadullah Sadiq, seorang pakar urusan politik, mengatakan: “Afghanistan menjadi fokus diskusi antara dua kutub. Konflik kepentingan atas Afghanistan terjadi antara Rusia dan Barat, dengan kedua belah pihak diuntungkan oleh ketidakamanan dan terorisme. Prioritas saat ini adalah agar kawasan tersebut membebaskan Afghanistan dari dominasi NATO dan sebagai gantinya mengintegrasikannya ke dalam kawasan, dengan Emirat Islam memenuhi kebutuhan ekonominya melalui integrasi regional.”

Moeen Gul Samkanai, pakar politik lainnya, menambahkan: “Afghanistan telah memainkan peran pengamat dalam pertemuan-pertemuan SCO sebelumnya. Sekarang, tuntutan kami adalah agar Afghanistan diberikan keanggotaan tetap di Organisasi Kerja Sama Shanghai.”

Sementara itu, pertemuan SCO lainnya dijadwalkan besok di Tianjin, Tiongkok, dengan partisipasi perwakilan dari 20 negara dan puluhan organisasi internasional. (haninmazaya/arrahmah.id)