JAKARTA (Arrahmah.id) — Seruan menghentikan genosida “Israel” di Gaza menggema lantang dari kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dalam Aksi Akbar “Bersatu Padu Selamatkan Gaza” yang digelar Ahad pagi (3/8/2025). Aksi ini diselenggarakan oleh Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan menjadi saksi kuatnya solidaritas umat Islam Indonesia terhadap penderitaan rakyat Palestina.
Puncak aksi ditandai dengan pembacaan Pernyataan Sikap Peserta Aksi dalam tiga bahasa—Inggris, Arab, dan Indonesia—oleh tiga tokoh nasional: Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim (Inggris), Ustaz Zaitun Rasmin (Arab), dan KH Cholil Nafis (Indonesia). Pembacaan ini bukan hanya simbol kebhinnekaan, tetapi juga pesan global yang ditujukan ke seluruh penjuru dunia.

Dalam pernyataan yang dibacakan, peserta aksi menekankan lima poin utama:
- Mengutuk keras genosida yang dilakukan “Israel” di Gaza, berupa pembantaian massal dan penggunaan pelaparan sebagai senjata terhadap warga sipil, khususnya perempuan dan anak-anak.
- Menyerukan tindakan konkret kepada para pemimpin negara-negara Islam dan seluruh bangsa yang masih memiliki nurani, agar segera menghentikan kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Gaza.
- Mendesak Mesir dan Yordania untuk membuka blokade dan memfasilitasi bantuan kemanusiaan secara berkelanjutan ke Jalur Gaza.
- Meminta Presiden RI Prabowo Subianto untuk memimpin seruan global dalam menghentikan genosida dan memperjuangkan kemerdekaan penuh Palestina, sebagaimana amanat konstitusi UUD 1945.
- Mengimbau umat Islam dan masyarakat dunia untuk terus memboikot produk-produk yang terafiliasi dengan entitas Zionis “Israel”, serta memperbanyak doa Qunut Nazilah hingga genosida berakhir dan Palestina merdeka.
“Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan,” kutipan konstitusi Indonesia ini turut ditegaskan dalam pernyataan sikap yang dibacakan.

Aksi damai yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB ini dihadiri puluhan ribu peserta dari berbagai daerah. Sejumlah tokoh penting nasional turut hadir, seperti Menteri Luar Negeri Sugiono, Ketua BKSAP DPR RI Mardani Ali Sera, Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Perumahan Fahri Hamzah, serta Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta.

Dari kalangan ulama dan dai, tampak hadir Ustaz Abdul Somad, Ustaz Das’ad Latif, Ustaz Bachtiar Nasir, Buya Amirsyah Tambunan, Prof. Din Syamsuddin, Ustaz Ahmad Isrofiel Mardlotillah dan lainnya. Kehadiran mereka menegaskan bahwa isu Palestina bukan sekadar isu luar negeri, melainkan bagian dari nurani umat Islam dan perjuangan global melawan kezaliman.
Aksi ini menjadi pengingat bahwa dari Jakarta, suara umat untuk Palestina tak akan pernah padam. Dari Indonesia, pesan bagi dunia: hentikan genosida, bebaskan Gaza, merdekakan Palestina!
(Samirmusa/arrahmah.id)
