Memuat...

Diplomat Qatar: Doha Terus Berupaya Menjembatani Hubungan Kabul-Washington

Hanin Mazaya
Rabu, 3 September 2025 / 11 Rabiulawal 1447 18:54
Diplomat Qatar: Doha Terus Berupaya Menjembatani Hubungan Kabul-Washington
(Foto: Tolo News)

DOHA (Arrahmah.id) - Mirdaf Al-Qashouti, Kuasa Usaha Qatar untuk Afghanistan, mengatakan kepada Tolo News bahwa upaya Qatar untuk meningkatkan hubungan antara Kabul dan Washington telah berlangsung sejak 2014.

Al-Qashouti menambahkan bahwa negaranya tetap berkomitmen untuk mendukung stabilitas, kerja sama ekonomi, dan proses politik Afghanistan.

Mengacu pada perjanjian tahun 2021 antara Doha dan Washington, ia menjelaskan peran negaranya dalam melindungi kepentingan AS di Afghanistan sebagai hal yang vital dan menekankan bahwa kelanjutan pertemuan Doha bergantung pada kemauan masyarakat internasional.

Diplomat Qatar tersebut mengatakan: "Pada tahun 2021, kami menandatangani perjanjian dengan Amerika Serikat untuk memastikan bahwa Qatar melindungi kepentingan AS di Afghanistan. Kami dapat secara resmi mewakili kepentingan AS di Afghanistan; kami dapat bertindak sebagai mediator dan juga menyediakan layanan konsuler, non-konsuler, dan diplomatik antara Afghanistan dan Amerika Serikat."

Dalam wawancara ini, Al-Qashouti juga menegaskan kembali dukungan jangka panjang negaranya terhadap Afghanistan di berbagai sektor, terutama stabilitas dan keamanan, dan menekankan bahwa pengakuan terhadap Imarah Islam merupakan masalah internal dan keputusan kedaulatan masing-masing negara.

Ia menyatakan: "Kami mendukung segala upaya yang membawa stabilitas dan keamanan ke Afghanistan."

Al-Qashouti lebih lanjut mencatat bahwa pengiriman pekerja Afghanistan ke Qatar bermula dari perjanjian tahun 2009, dan menambahkan bahwa implementasinya secara resmi disahkan pada tahun 2022 oleh otoritas Qatar.

Ia menjelaskan: "Pada tahun 2009, sebuah perjanjian ditandatangani antara Afghanistan dan Qatar untuk mengatur dan memfasilitasi pengiriman pekerja Afghanistan ke Qatar; tetapi pada tahun 2022, perjanjian ini secara resmi disahkan oleh pimpinan Qatar."

Qatar dianggap sebagai salah satu pemain kunci dalam proses dan perkembangan politik Afghanistan, karena telah memainkan peran yang signifikan, lansir Tolo News (3/9/2025).

Setelah jatuhnya Kabul, Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa memindahkan kedutaan mereka ke Doha, tempat Qatar mengambil alih sebagian kepentingan diplomatik mereka di Afghanistan. Qatar juga telah menyelenggarakan beberapa konferensi internasional yang dihadiri oleh perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan negara-negara yang berkepentingan dalam urusan Afghanistan. (haninmazaya/arrahmah.id)