Memuat...

DSKS minta Kapolri tangkap aktor intelektual serangan ke perumahan bukit Az Zikra

A. Z. Muttaqin
Sabtu, 14 Februari 2015 / 25 Rabiulakhir 1436 09:00
DSKS minta Kapolri tangkap aktor intelektual serangan ke perumahan bukit Az Zikra
Spanduk penolakan warga terhadap paham Syiah yang telah ditetapkan sesat oleh MUI. dipasang warga Bukit Az Zikra Sentul, Bogor, Jawa Barat

SURAKARTA (Arrahmah.com) - Terkait serangan brutal gerombolan Syiah terhadap warga perumahan Bukit Az Zikra binaan KH. Arifin Ilham, Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) meminta Kapolri tangkap aktor intelektual gerombolan itu.

"Kepada Kapolri untuk menangkap aktor intelektual dibalik kerusuhan dan keresahan di perumahan bukit Az-Zikra," kata Endro Sudarsono, S. Pd, anggota Divisi Advokasi Dewan Syariah Kota Surakarta,

Kapolri juga diminta untuk bersikap tegas terhadap siapapun para perusuh dan pelaku kekerasan terhadap warga tersebut.

"Menolak segala intervensi yang bertujuan untuk membebaskan para pelaku penyerangan, penganiayan dan penculikan terhadap warga perumahan bukit Az-Zikra," tambah Hendro.

DSKS juga mendesak Kapolri sesegera mungkin untuk melimpahkan kasus ini ke pengadilan agar tidak memperkeruh dan memperlebar permasalahan ini.

Telah diwartakan gerombolan Syiah yang berjumlah 50 orang menyerbu dengan brutal perumahan Bukit Sentul Az Zikra, Bogor, Jawa Barat dan memukuli kepala keamanan perumahan tersebut Faisal Salim hingga babak belur, Rabu (11/2/2015). Tidak cukup samai disitu, gerombolan pengacau keamanan ini menyeret Faisal dan menggelandangnya ke kantor polisi bagaikan seorang penjahat. Insiden ini dipicu oleh keberatan gerombolah syiah, yang terkenal dalam sejarah sebagai pemberontak dan pengkudeta ini terhadap spanduk yang bertuliskan "Kami warga pemukiman Muslim Bukit Az Zikra Sentul menolak paham Syiah, No Syiah" yang dipasang oleh pihak RT dan RW setempat. (azm/arrahmah.com)