Memuat...

Dubes AS: Tidak Masalah Kuasai Saudi dan Mesir, Sebab 'Israel' Lebih Humanis di Gaza daripada AS di Irak

Hanoum
Ahad, 22 Februari 2026 / 5 Ramadan 1447 03:37
Dubes AS: Tidak Masalah Kuasai Saudi dan Mesir, Sebab 'Israel' Lebih Humanis di Gaza daripada AS di Irak
Mike Huckabee. [Foto: The Waashinton Post]

TEL AVIV (Arrahmah.id) — Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk 'Israel', Mike Huckabee, membuat pernyataan kontroversial yang menyatakan bahwa 'Israel' bersikap lebih manusiawi dalam operasi militer di Gaza dibandingkan AS dalam perang di Irak. Dia pun berpendapat bahwa baginya tidak masalah jika 'Israel' mengambil alih wilayah Arab seperti Arab Saudi dan Mesir — pernyataan yang memicu kecaman keras dari negara-negara Arab dan organisasi internasional.

Dalam wawancara yang beredar luas media sosial, seperti dilansir CNBC (21/2/2025), Huckabee menyatakan pandangan yang kuat mendukung kebijakan 'Israel', termasuk menolak kritik terhadap operasi militer 'Israel' di Gaza dan membandingkannya secara implisit dengan intervensi militer AS di Irak yang dipandang banyak pihak menimbulkan korban sipil besar dan kekacauan berkepanjangan. Perbandingan itu muncul saat ia berdiskusi tentang legitimasi operasi dan dampak kemanusiaan konflik tersebut.

Lebih jauh, saat ditanya seputar ide wilayah yang berpotensi dikuasai 'Israel', Huckabee terlihat setuju dengan narasi yang menghubungkan klaim atas tanah Arab dengan alasan tertentu, menyatakan bahwa itu baik-baik saja bila 'Israel mengambil wilayah lebih luas di kawasan, termasuk negara-negara seperti Arab Saudi dan Mesir. Pernyataan ini dinilai sebagai dukungan terhadap ide ekspansi 'Israel' di luar perbatasan yang ada saat ini, meskipun belum merupakan kebijakan resmi AS.

Komentar tersebut segera menimbulkan reaksi keras dari negara-negara Arab dan organisasi kawasan. Yordania dan Mesir menyebutnya sebagai “provokatif” dan pelanggaran terhadap hukum internasional serta norma diplomatik yang menghormati kedaulatan negara-negara mereka. Mereka juga menegaskan bahwa 'Israel' tidak memiliki hak untuk menyingkirkan perbatasan yang diakui secara internasional dan mencaplok wilayah negara lain di wilayah Arab.

Selain itu, Arab Saudi secara resmi mengecam pernyataan Huckabee sebagai tidak bertanggung jawab dan menegaskan penolakannya terhadap klaim yang melampaui prinsip kedaulatan negara serta ketentuan hukum internasional. Riyadh menyerukan klarifikasi dari Departemen Luar Negeri AS atas komentar yang dianggap bisa merusak stabilitas regional.

Organisasi negara-negara Muslim di bawah naungan Organisasi Kerja Sama Islam (OIC) dan Liga Arab juga mengecam pernyataan itu sebagai tidak sesuai dengan prinsip hukum internasional dan tidak mencerminkan posisi resmi AS maupun norma diplomatik yang mendukung penyelesaian damai konflik.

Kontroversi ini berlangsung di tengah ketegangan berkelanjutan terkait perang di Gaza dan negosiasi internasional untuk gencatan senjata serta masa depan konflik Palestina-Israel, di mana AS selama ini mencoba memainkan peran mediasi sekaligus menjadi sekutu militer penting bagi 'Israel'. (hanoum/arrahmah.id)