TEL AVIV (Arrahmah.id) -- Perdana Menteri 'Israel', Benjamin Netanyahu, menyatakan bahwa 'Israel' siap merundingkan gencatan senjata permanen dengan kelompok perlawanan Palestina Hamas di Gaza.
“Kami akan memulai negosiasi untuk mengakhiri perang secara permanen,” ujar PM 'Israel', Benjamin Netanyahu, dikutip dari France24 (10/7/2025).
Namun, ada 3 syarat yang dimaui sepihak oleh Netanyahu, yaitu:
1. Hamas meletakkan senjata;
2. Gaza didemiliterisasi; dan
3. Hamas tidak lagi memiliki kemampuan pemerintahan maupun militer.
“Untuk mencapai hal ini, harus dilakukan dengan memenuhi syarat minimum yang telah kami tetapkan: Hamas meletakkan senjata, Gaza didemiliterisasi, dan Hamas tidak lagi memiliki kemampuan pemerintahan maupun militer. Ini adalah syarat dasar kami,” lanjutnya.
Pernyataan ini disampaikan Netanyahu dalam sebuah video dari Washington pada Kamis (10/7). Ia menyebut bahwa negosiasi dapat dilakukan selama masa gencatan senjata sementara yang diusulkan berlangsung selama 60 hari.
"Jika hal ini bisa dicapai lewat negosiasi, bagus. Tapi jika tidak tercapai dalam waktu 60 hari, kami akan mencapainya dengan cara lain, dengan kekuatan tentara kami," ujar Netanyahu. (hanoum/arrahmah.id)
