Memuat...

'Israel' Bunuh Lebih Dari 60.000 Warga Gaza dalam 662 Hari Genosida

Zarah Amala
Kamis, 31 Juli 2025 / 7 Safar 1447 10:00
'Israel' Bunuh Lebih Dari 60.000 Warga Gaza dalam 662 Hari Genosida
Foto: QNN

GAZA (Arrahmah.id) - Sedikitnya 60.034 warga Palestina telah gugur dibunuh oleh pasukan 'Israel' sejak dimulainya genosida di Gaza pada Oktober 2023, menurut laporan terbaru Kementerian Kesehatan di wilayah terkepung tersebut, Selasa (29/7/2025).

Dari jumlah itu, 18.592 adalah anak-anak, 9.782 perempuan, dan 4.412 lainnya adalah lansia. Kementerian menegaskan bahwa kelompok-kelompok ini mencakup 55% dari total jumlah syuhada, “yang dengan gamblang menunjukkan besarnya skala serangan langsung dan tanpa pembenaran terhadap warga sipil oleh 'Israel'.”

Artinya, satu dari setiap 36 orang di Gaza telah kehilangan nyawa. Jika dirata-rata, lebih dari 90 orang terbunuh setiap harinya, demikian menurut Al Jazeera.

Angka kelam ini tercatat di tengah situasi darurat kelaparan terburuk yang kini sedang berlangsung di Gaza. Dalam laporan terbaru dari Integrated Food Security Phase Classification (IPC), sebuah sistem pemantauan kelaparan global, disebutkan bahwa bencana kelaparan yang selama ini ditakutkan telah menjadi kenyataan, sementara 'Israel' terus memperketat blokade dan menghalangi masuknya bantuan selama hampir lima bulan terakhir.

“Di tengah konflik yang tak kunjung henti, pengungsian massal, akses kemanusiaan yang sangat terbatas, serta runtuhnya layanan-layanan penting seperti kesehatan, krisis ini telah mencapai titik balik yang mengerikan dan mematikan,” tulis IPC dalam dokumen resminya.

Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, menyatakan bahwa Gaza memang tengah menghadapi kelaparan akut, merujuk pada hasil penilaian terbaru dari IPC.

“Setetes bantuan harus berubah menjadi lautan. Makanan, air, obat-obatan, dan bahan bakar harus mengalir deras tanpa halangan,” tegas Guterres. “Mimpi buruk ini harus segera diakhiri. Mengakhiri skenario terburuk ini membutuhkan upaya terbaik dari semua pihak, dan dimulai sekarang.”

Sampai saat ini, 147 warga Palestina, termasuk 88 anak-anak dan bayi, telah meninggal karena kelaparan dan kekurangan gizi yang disebabkan oleh bencana buatan manusia ini. (zarahamala/arrahmah.id)