Memuat...

Korban banjir Indramayu meninggal karena kedinginan dan kelaparan

A. Z. Muttaqin
Rabu, 22 Januari 2014 / 21 Rabiulawal 1435 23:00
Korban banjir Indramayu meninggal karena kedinginan dan kelaparan
Banjir Indramayu, sejumlah tim penyelamat, mengevakuasi warga yang terjebak banjir di desa Bugel, Patrol, Indramayu, Jawa Barat, Sabtu (18/1). Hujan lebat yang mengguyur kabupaten Indramayu mengakibatkan sejumlah desa di kecamatan patrol terendam banjir akibat luapan sungai.

INDRAMAYU (Arrahmah.com) - Akibat terisolir dikabarkan warga Soge Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, meninggal dunia karena mengalami kedinginan dan kekurangan makanan. Ina lillahi wa inna ilaihi roji'un.

Ahmad Maulana, warga Desa Soge Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kepada wartawan di Indramayu, Rabu, mengatakan, satu warga tewas bernama Tia korban beralamat di RT 05, RW 02 Desa Soge.

Korban tewas diduga akibat kedinginan, kata dia, karena masyarakat Desa Soge terisolir, mereka kekurangan pasokan obat-obatan, makanan dan air bersih.

Sulitnya warga Soge keluar dari pemukiman, padahal mereka berharap dievakuasi keluar dari kepungan banjir, tapi hingga kini belum mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat.

Sementara itu  Abdulmuin warga Eretan Kecamatan Kandanghaur Indramayu mengaku, memasuki hari kelima banjir, warga di Indramayu belum mendapatkan bantuan, mereka terlantar.

Persediaan makanan, minuman dan obat-obat semakin sulit diperoleh, kata dia, bagi mereka yang memiliki kerabat terpaksa mengungsi, karena tidak ada tenda penampungan. (azm/antara/arrahmah.com)