GAZA (Arrahmah.id) - Serangan mengerikan oleh militer ‘Israel’ telah menewaskan sembilan anak saat mereka bermain di jalan di Gaza. Serangan udara tersebut menargetkan anak-anak di lingkungan Al-Tufah, sebelah timur Kota Gaza, pada Ahad (6/4/2025), sebagai bagian dari genosida yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.
Serangan itu merupakan bagian dari serangkaian serangan mengerikan ‘Israel’ di Gaza yang terus berlanjut, dengan anak-anak sebagai sasaran utamanya. Kematian tersebut menambah jumlah korban yang mengejutkan, yakni lebih dari 18.000 anak yang tewas di Gaza sejak genosida dimulai, dengan 490 di antaranya tewas hanya dalam 20 hari terakhir.
Dalam sebuah pernyataan, Hamas mengutuk tindakan yang sengaja menargetkan anak-anak, dan menyebutnya sebagai bagian dari kampanye brutal yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk membasmi penduduk Gaza. "Pembunuhan anak-anak yang disengaja, menargetkan mereka dengan rudal dan mencabik-cabik tubuh mereka, menegaskan sifat sadis pendudukan dan para pemimpinnya," kata pernyataan itu.
Hamas juga menyalahkan pemerintah AS atas pembantaian yang sedang berlangsung, karena pemerintah AS terus memberikan dukungan politik dan militer terhadap tindakan ‘Israel’. Gerakan tersebut mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa, khususnya UNICEF, untuk segera mengambil tindakan guna melindungi anak-anak Gaza dan mengakhiri pertumpahan darah. (zarahamala/arrahmah.id)
