ANKARA (Arrahmah.id) - Militer Turki akan berpartisipasi dalam misi apa pun untuk menjaga perdamaian di Gaza setelah perjanjian gencatan senjata antara "Israel" dan Hamas, ungkap seorang sumber Kementerian Pertahanan pada Jumat (10/10/2025).
Turki, yang terlibat erat dalam negosiasi tersebut, telah mengirimkan sebuah tim ke perundingan di kota resor Sharm El-Sheikh, Mesir.
“Angkatan Bersenjata kami, dengan pengalaman mereka dalam membangun dan memelihara perdamaian, siap untuk tugas apa pun yang dipercayakan kepada mereka,” kata sumber tersebut menanggapi pertanyaan apakah militer akan bergabung dengan satuan tugas di Gaza, seperti dilansir AFP.
Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Kamis mengatakan Turki akan berpartisipasi dalam sebuah “satuan tugas” untuk mengawasi implementasi kesepakatan gencatan senjata, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.
Menteri Luar Negeri Hakan Fidan mengatakan pada Kamis malam bahwa “sebuah tim yang terdiri dari Amerika Serikat, Mesir, Turki, dan Qatar akan memainkan peran fasilitator dalam menindaklanjuti poin-poin yang disepakati ini, dan akan membahas isu-isu tersebut dengan kedua belah pihak.”
Fidan mengatakan negara-negara ini juga merupakan mediator dan akan mengawasi implementasi pasal-pasal terkait dalam perjanjian tersebut. (haninmazaya/arrahmah.id)
