Memuat...

Muslim Ukraina Protes Dihalangi Shalat Jumat

Hanoum
Rabu, 3 Desember 2025 / 13 Jumadilakhir 1447 06:33
Muslim Ukraina Protes Dihalangi Shalat Jumat
Petugas SBU Ukraina menghalangi muslim yang akan shalat Jumat.[Foto: SPZH]

KIEV (Arrahmah.id) -- Administrasi Spiritual Muslim Ukraina "Umma" menyatakan protes keras usai adanya upaya penghalang-halangan ibadah di sebuah masjid. Umma menyebut tindakan itu merugikan masyarakat.

Dilansir SPZH.eu (1/12/2025), menurut Umma, petugas keamanan Ukraina SBU melakukan tindakan menghambat akses masuk ke masjid ketika jamaah akan shalat Jumat pada 28 November 2025. Umma tidak paham dengan tindakan SBu yang tidak biasanya dengan memeriksa dokumen jamaah yang hendak salat Jumat.

Liga Wanita Muslim Ukraina juga marah karena "wanita Muslim juga dihentikan, diinterogasi, dan dalam beberapa kasus diminta untuk menyerahkan ponsel mereka agar isinya dapat diperiksa."

"Menurut saksi mata, orang-orang yang melakukan 'pemeriksaan' tidak menunjukkan kartu identitas dinas, tidak memberikan nama mereka, dan tidak memberikan pembenaran hukum atas tuntutan mereka. Malahan, hal ini tampak seperti tekanan yang kuat terhadap masyarakat," keluh para perempuan Muslim tersebut.

"Umma" meenyebutkan bahwa sebelum perang dengan Rusia pernah terjadi ketika tokoh-tokoh tertentu menuduh Umma memiliki hubungan dengan kelompok militan.

"Prinsip inti kami adalah bekerja untuk kepentingan Ukraina dan umat Islam Ukraina. Kami tidak memiliki hubungan organisasi dengan organisasi asing mana pun," bantah pimpinan Umma.

Organisasi tersebut menganggap tindakan SBU tersebut sangat merugikan masyarakat Ukraina dan citra negara kami di panggung internasional.

Menurut Umma, praktik melakukan operasi semacam itu di masjid selama ibadah tersebar luas di negara agresor dan "menodai kenangan semua Muslim yang telah mengorbankan nyawa mereka untuk Ukraina." (hanoum/arrahmah.id)